"Bernie mundur cukup awal. Saya pikir ini memberi kita banyak waktu untuk memulihkan diri," kata perwakilan Partai Demokrat, Joel Payne, yang sempat membantu kampanye Hillary pada 2016.
Trump, yang sempat mendekati pendukung Sanders dan mengatakan ia diperlakukan tidak adil oleh Partai Demokrat, menyampaikan tanggapannya lewat media sosial Twitter.
"(Mundurnya Sanders) ini berakhir sebagaimana yang dikehendaki Partai Demokrat dan DNC (Komite Nasional Partai Demokrat), sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Hillary. Pendukung Bernie sebaiknya beralih ke Partai Republik, TUKAR! (posisi)," kata Trump.
Banyak agenda Sanders menjadi isu debat di kalangan Partai Demokrat. Beberapa di antaranya, usulan "Kesehatan untuk Semua" (Medicare for All) yang mendorong sistem kesehatan dikelola oleh pemerintah demi menggantikan layanan asuransi kesehatan swasta dan program-program layanan kesehatan masyarakat yang saat ini berjalan.
Ia juga mengusulkan upah minimum sebesar 15 dolar AS (sekitar Rp 241.000) per jam, membebaskan uang kuliah perguruan tinggi dan pajak lebih besar untuk orang kaya.
"Gerakan ini memenangkan perjuangan ideologi di wilayah yang disebut negara merah, negara biru, dan negara ungu," kata Sanders menyebutkan istilah yang merujuk pada seluruh negara bagian di AS.
Sumber: Antara/Reuters
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan