Suara.com - Sebanyak 57 orang di Palestina sambuh dari virus corona, Sabtu (11/4/2020). Ini bertambah 11 pasien lagi.
Pejabat Kementerian Kesehatan mengatakan para pasien yang sudah pulih itu diperbolehkan pulang setelah menjalani karantina di tempat-tempat berbeda di Tepi Barat selama dua pekan.
Mereka diminta melakukan karantina 14 hari di rumah, katanya.
Dari kasus sembuh tersebut, 13 di antaranya berasal dari Jalur Gaza dan sisanya dari Tepi Barat.
Juru bicara pemerintah Palestina Ibrahim Milhem pada Sabtu mengatakan bahwa jumlah total kasus positif pengidap COVID-19 di Palestina mencapai 268 kasus. Sementara 1.750 orang berada di pusat karantina milik negara dan lebih dari 12.000 lainnya menjalani karantina mandiri di rumah.
Sejak COVID-19 merebak, dua warga Palestina meninggal akibat penyakit tersebut, yaitu perempuan lansia berusia 60 tahun dan pria berusia 40-an, yang memiliki riwayat penyakit kronis sebelum tertular virus corona. (Antara/Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan