Suara.com - Sebagai bentuk dukungan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Balai Latihan Kerja (BLK) Surakarta menyerahkan alat pelindung diri (APD) berupa 200 pakaian hazmat dan face shield. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan Covid-19 di Kabupaten Sragen.
“Bantuan berupa 200 potong pakaian hazmat dan 200 face shield ini adalah bentuk dukungan BLK Surakarta dalam penanganan dampak Covid-19 di Sragen,” kata Kepala BLK Surakarta, Sofwan Setiawan, usai menyerahkan secara simbolis bantuan di Pendopo Sumonegaran Bupati Sragen, Jateng, Jumat (17/4/2020).
Bantuan ini diterima langsung oleh Bupati Sragen, Kusdina Untung Yuni Sukowati, yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen.
Sofwan menjelaskan, bantuan tersebut adalah yang kesekian kalinya disalurkan BLK Surakarta kepada masyarakat. Sebelumnya, BLK Surakarta telah menyalurkan bantuan berupa pakaian APD dan masker ke beberapa pihak, antara lain RSUD dr. Moewardi Solo (75 APD dan 300 masker); lingkungan sekitar BLK Surakarta, pasar tradisional, dan SPBU (1.700 masker); serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Surakarta (500 APD).
“Pakaian hazmat dan face shield merupakan tindak lanjut arahan Menteri Ketenagakerjaan dan sebagai wujud dukungan dari BLK Surakarta kepada para tenaga medis, yang merupakan ujung tombak dalam penanganan penderita pandemi Covid-19,” jelas Sofwan.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus membantu percepatan pencegahan penyebaran Covid-19. Rencananya pada 20 April 2020, BLK Surakarta akan kembali menyalurkan bantuan (tahap II) kepada Gugas Percepatan Penanganan Covid19 Kota Surakarta berupa 1.000 potong pakaian APD/hazmat dan 600 face shield.
“Pandemi ini masalah kita bersama. Kita harus bersama-sama dan saling bahu-membahu untuk menanganinya,” ujar Sofwan. (*)
Berita Terkait
-
Kurir Makanan Positif Corona Covid-19, 72 Keluarganya Diisolasi
-
Kelaparan Saat Corona, Janda Miskin di Pekanbaru Cuma Makan Nasi Lauk Cabai
-
Pandemi Corona juga dapat Menyebabkan Ketidakseimbangan Hormon!
-
Gundala dan Batman Bagikan Masker Gratis di Pasar
-
Lampaui Indonesia, Singapura Negara dengan Covid-19 Terbanyak di Asean
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan