Suara.com - Pasien virus Corona Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, per Jumat (24/4/2020) ini berjumlah 693 orang. 603 di antaranya merupakan pasien positif Covid-19.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan jumlah pasien tersebut terdiri dari 394 pria dan 299 wanita. Data itu dihimpun hingga pukul 08.00 WIB.
"Positif Covid-19 609 orang, PDP 71 orang, ODP 13 orang," kata Yudo kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).
Yudo memaparkan kalau jumlah pasien yang dirawat itu berkurang satu orang dari hari sebelumnya. Kemudian ada penambahan kembali pada jumlah pasien Covid-19 yakni empat orang.
Lalu untuk pasien PDP disebutkannya berkurang empat orang dan pasien ODP juga berkurang satu orang.
Terkait jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Pulau Galang,
Yudo menyebut total pasien yang masih dirawat hingga saat ini berjumlah 43 orang.
Rincian dari 43 orang tersebut ialah 32 orang merupakan pasien positif Covid-19 dan Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 11 orang. Pasien yang masuk dengan kategori OTG itu sudah dinyatakan negatif namun tetap harus menjalani masa isolasi hingga 14 hari.
Berita Terkait
-
Update Corona Covid-19 Global 24 April: Total Kasus Sembuh Nyaris 750 Ribu
-
Diduga Terjangkit Corona, Pasutri Polisi di Deli Serdang Dilarikan Ke RS
-
Kanit dan Istri Dirawat karena Diduga Corona, 19 Polisi di Sumut Diisolasi
-
Obat Virus Corona Buatan Unair Diklaim Lebih Baik dari Chloroquine
-
Kesaksian Pahit Pasien Wuhan Dites Berulang Kali Hasilnya Negatif Corona
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat