Suara.com - Enam pelajar SMP diamankan Polsekta Selong, Lombok Timur, NTB setelah terciduk sedang pesta minuman keras (miras) di emperan pertokoan pada, Minggu (5/7/2020) malam sekitar pukul 22.00 WITA.
Keenam pelajar warga Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, Lotim itu diketahui pesta miras tradisional jenis tuak.
Mereka pun langsung digelandang ke Mapolsekta Selong untuk dilakukan pembinaan selama dua hari. Selama pembinaan, mereka disuruh mengaji, membaca shalawat dan lainnya.
"Kasihan mereka ini masih kecil kecil, mereka sudah mulai minum miras. Ini bentuk kurang perhatian orang tua," ungkap Kapolsekta Selong IPTU Made Astawa, Senin (6/7/2020), dilansir dari Lombok Kita—jaringan Suara.com.
Pihak kepolisian juga memanggil orang tua, kepala lingkungan dan guru keenam pelajar SMP tersebut.
Keenamnya pun bersimpuh di kaki orang tua masing-masing untuk meminta maaf atas kesalahan yang diperbuat.
Terlebih mengejutkannya lagi, pihak kepolisian menemukan banyak foto-foto porno dalam HP para pelajar yang diamankan pesta miras tersebut.
Bahkan mereka memiliki grup tersendiri untuk menonton film-film video porno.
"Ini kan sudah merusak mental mereka. Sekecil ini mereka sudah tonton film video porno," ucapnya.
Baca Juga: Bubarkan Komunitas Motor di Tepi Jalan, Polsek Gondokusuman Musnahkan Miras
"Mestinya orang tua yang melihat HP anaknya memiliki password mestinya harus curiga, ada apa, seperti contoh anak pelajar ini yang HP-nya berisi video porno," jelasnya, seraya mengimbau orang tua untuk selalu mengontrol HP anaknya yang masih di bawah umur.
Berita Terkait
-
WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya
-
Usai Pesta Miras, Remaja 19 Tahun Tewas dalam Tawuran di Cilincing
-
KPK Geledah Kantor Bupati Lombok Barat hingga PUPR, Sita Dokumen dan Alphard
-
KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini
-
KPK Obok-obok Honda HR-V Milik Istri Bupati Lombok Barat, Apa yang Dicari?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga