Suara.com - Partai Demokrat memastikan akan mengusung Pelaksana tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution berpasangan dengan kader partai PKS, Salman Alfarisi untuk maju melawan menantu Joko Widodo, Bobby Afif Nasution.
Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Demokrat Medan, Burhanuddin Sitepu mengatakan dalam waktu dekat pasangan bakal calon koalisi dua partai Demokrat dan PKS itu akan menghadap ke DPP Partai di Jakarta.
"Iya sudah pasti, ya seperti wacana yang saat ini berkembang (Akhyar-Salman) lah," kata Burhanuddin Sitepu saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2020).
Dikatakan Burhanuddin, ia ditugaskan oleh partai mengantar pasangan calon tersebut ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat untuk mendapat surat pengantar sebagai syarat pencalonan.
Saat ini Burhanuddin sedang menunggu kesiapan baik dari Akhyar Nasution maupun Salman Alfarisi sebagai bakal calon yang akan diusung pada Pilwalkot Medan.
"Jadi saya ditugaskan untuk membawa kedua kandidat ini, sama seperti partai lainnya yakni akan dilakukan fit and propertest di DPP dan nanti akan ada surat pengantar untuk mendaftar ke KPU," ujarnya.
Dia juga membantah jika ada kader yang masih meragukan kesetiaan Akhyar Nasution terhadap partai ketika nanti menang dalam pemilu.
"Sampai saat ini saya belum mendengar langsung kalau ada pengurus atau kader yang begitu (meragukan Akhyar). Kalau ada yang begitu (tidak mendukung), nanti kita lihatlah konsekuensinya," ungkapnya.
Burhanuddin memastikan bahwa kader dan pengurus partai Demokrat bermain all out dalam memenangkan pasangan yang akan diusung partai.
Baca Juga: Ini Alasan PDIP Pilih Menantu Jokowi Ketimbang Akhyar di Pilkada Medan
Hal yang sama juga akan dilakukan oleh kompatriotnya PKS.
"Tentunya kita (Demokrat) akan berjuang untuk calon yang kita usung. Setiap saat kan kita harus siap, jauh hari itu sudah diberikan arahan kepada kader hingga ke tingkat bawah," tegasnya.
Sementara itu, partai PAN hingga saat ini belum menyatakan sikap secara terbuka terhadap Pilkada Medan.
Sekjen DPW PAN Sumatera Utara, Hendra Tjipta saat dikonfirmasi mengatakan masih menunggu keputusan dari DPP PAN.
"Belum ada, kita masih menunggu keputusan DPP lah. Kalau pun ada kemarin, itu yang lama. Jadi kita masih menunggu, sebab kan semua dari DPP itu," jelasnya.
Meski diketahui sebelumnya Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) sudah menyatakan secara resmi menyatakan arah dukungan partai kepada suami putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, namun DPW PAN Sumut masih menunggu keputusan resmi di DPP.
Berita Terkait
-
Gubernur Bobby Nasution Siap Jadi Ayah Asuh Guna Percepatan Legalitas Aset Wakaf
-
Babe Haikal Apresiasi Langkah Bobby Nasution Majukan Industri Halal Bagi UMKM Sumut
-
Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Mebidang
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Bobby Nasution Ingin Olahraga Sumut Jadi Industri Berdaya Saing
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kala Memutuskan WFH di Kampung, Namun Bagaimana dengan Koneksi Internetnya?
-
Gus Kikin Pimpin PBNU, Ini Respon Sekjen Partai Golkar
-
Bukan Indonesia, Negara Ini Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan
-
Bertabur Visual! Kenalan dengan 4 Cowok Idaman yang Rebutan Hati Roh Jeong Eui di Crushology 101
-
Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Diguyur Hujan Ringan Hari Ini
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai
-
Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun
-
Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD
-
Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35