Suara.com - Aksi penembakan terhadap bos perusahaan pelayaran berinisial S (51), di Ruko Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2020) siang sempat terekam jelas di rekaman CCTV. Korban ditembak dengan jarak dekat dan dari arah belakang.
Rekaman CCTV tersebut beredar luas di media sosial khususnya akun instagram milik @kontributorjakarta. Terlihat dalam rekaman CCTV pelaku menggunakan pakaian serba hitam lengkap dengan masker dan topi.
Ia tiba-tiba menghampiri korban yang sedang asyik jalan kaki sambil melakukan komunikasi dengan ponselnya. Kemudian pelaku berjalan ke arah bekalang korban lalu mengeluarkan senjata api dan menembak bos pelayaran itu dari belakang.
Pada tembakan pertama, terlihat korban masih bisa berdiri dan mencoba melarikan diri untuk menghindar dari tembakan selanjutnya.
Namun pelaku ternyata terus mengejar dan memberondong tembakan ke tubuh korban terkapar di tempat.
Pelaku pun terekam melarikan diri usai memberondong tembakan ke tubuh bos pelayaran tersebut. Terlihat satu orang merupakan pekerja di ruko tersebut menengok keluar.
Hanya saja, ia tak terlihat mencoba melerai dan hanya bisa menyaksikan korban menjadi bulan-bulanan pelaku.
Adapun berdasarkan keterangan warga di sekitar, pelaku penembakan itu kabur dengan melompat pagar ruko. Satu orang lainnya tampak sudah menunggu dengan sepeda motor berpakaian layaknya sopir ojek online.
"Jadi memang di sana ada yang nunggu bawa motor pakai jaket warna hijau kayak ojol," kata salah satu warga yang ditemui Suara.com di lokasi pada Jumat (14/8/2020).
Baca Juga: Polisi Telusuri TKP Pelaku Penembakan Misterius di Kelapa Gading
Sebelumnya, seorang pria tewas ditembak oleh pelaku misterius di Rumah Toko (Ruko) Royal Gading Square, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2020) siang.
Seorang warga yang berada di lokasi mengaku mendengar suara tembakan sebanyak 3 kali. Ternyata terlihat seorang pria kemudian tergeletak di depan salah satu ruko.
"Saya lagi ngaduk kopi tadi. Terus ada suara ledakan tiga kali," kata Tini, seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Tag
Berita Terkait
-
Bos Pelayaran Diberondong Peluru, 3 Tembus ke Dada, 2 Bersarang di Kepala
-
Polisi Ungkap 3 Luka Tembak di Tubuh Bos Pelayaran Tewas di Kelapa Gading
-
Polisi Temukan Proyektil dan 5 Selongsong Milik Penembak Mati Bos Pelayaran
-
Polisi Telusuri TKP Pelaku Penembakan Misterius di Kelapa Gading
-
Bos Perusahaan Pelayaran Ditembak Mati, Pelaku Diduga Dua Orang
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi