Suara.com - Pesinetron yang kini menjadi bakal calon wakil gubernur Sulawesi Tengah Aldi Taher menjadi buah bibir dalam beberapa hari terakhir.
Ihwalnya dari kegiatan baca Alquran yang dilakukan oleh mantan suami Dewi Perssik itu dengan memilih lokasi-lokasi yang tidak biasa. Dari postingan-postingan dia di media sosial, misalnya dia pernah ngaji di toko musik, gedung KPK, tepi jalan, sungai, bahkan kolam renang.
Tentu saja dia punya alasan kenapa memilih tempat-tempat anti mainstream itu untuk mengaji. Kegiatan tersebut sebagai bagian dari kampanye Gerakan Millenials Mengaji.
Aksi Aldi Taher mendapatkan beragam respon dari netizen. Ada yang mengapresiasinya, tetapi ada juga yang mengkritisinya.
Misalnya Denny Siregar, aktivis media sosial ini menduga aksi Aldi Taher tak lepas dari usaha dia untuk memenangkan pemilihan kepala daerah Sulawesi Tengah. Menurut Denny Siregar membangun daerah tak cukup hanya dengan cara seperti itu.
Sementara netizen dengan akun @NasutionNYR tetap berpikiran positif dalam menilai apa yang dilakukan oleh Aldi Taher. Dia mengambil hikmah bahwa berbuat baik bisa dilakukan di berbagai tempat.
"Positif thingking aja ges, Aldi Taher ngaji di tempat tak biasa, dia mengajarkan kita bahwa berbuat baik beramal sholeh bisa dimana saja asal ada kemauan, yang salah itu tak mau ngaji bahkan tak bisa ngaji," kata dia.
Aldi Taher tak menanggapi komentar-komentar miring yang dialamatkan padanya.
Dalam biografi di IG, Aldi Taher menuliskan: "GERAKAN MILLENIALS MENGAJI ( GMM ) #BELAJAR_BACA _ALQURAN_REKAM_POSTING Anti munafik."
Baca Juga: Peretasan dan Pemerasan Pengguna Telkomsel Diduga Mirip Kasus Denny Siregar
Berita Terkait
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Istri Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Sempat Ungkap Ciri-ciri Pelaku Sebelum Meninggal
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu
-
Sulawesi Tengah Terus Diguncang Gempa: Sampai Kapan Kita Hanya Bisa Pasrah?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 22 Agustus 2026: Ada Naga hingga Monyet
-
Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!
-
Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia
-
Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis