Suara.com - Kasus peretasan dan pemerasan pengguna Telkomsel, yang mencuri perhatian publik pada pekan ini setelah diungkap oleh pendiri Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto di Twitter, diduga mirip dengan pembobolan data pribadi milik blogger dan pendengung media sosial, Denny Siregar.
Dalam wawancara dengan Suara.com Rabu (2/9/2020), Teguh mengatakan diduga pelaku berhasil mengakses tool internal Telkomsel berkat bantuan orang dalam atau dengan cara-cara ilegal lainnya.
Telkomsel sendiri, dalam siaran pers yang disebar pekan ini, memastikan bahwa sistemnya aman dan tidak terjadi peretasan.
"Ini bukan peretasan. Kasus ini mirip dengan yang dialami oleh Denny Siregar," kata Teguh dalam wawancara via telepon di Jakarta.
Dugaan itu berdasarkan data-data yang diperolehnya dari korban dan telah diunggahnya di Facebook serta Twitter. Dalam data-data itu terlihat bahwa pelaku bisa mengakses dan membaca SMS yang masuk dalam ponsel korban.
Selain SMS, pelaku juga berhasil mengakses akun Gojek korban. Berbekal data-data itu, pelaku melakukan pemesanan di Gojek, mengajukan pinjaman online, pinjaman KTA di bank, dan melakukan pembelian alat bantu seks di toko online.
Teguh menduga data-data seperti SMS bisa dibaca karena pelaku memiliki akses ke sistem Telkomsel atau dibantu oleh orang dalam. Akses juga bisa diraih jika korban menginstall aplikasi pinjaman online di ponselnya dan memberi izin aplikasi untuk mengakses SMS.
"Tetapi saya sudah bicara dengan korban, ia mengaku tidak menginstall aplikasi pinjaman online di ponselnya," jelas Teguh.
Selain itu pelaku juga sempat mengaku bahwa ia sudah mendatangi kantor Telkomsel untuk memberitahukan adanya celah kemanan pada sistem operator seluler tersebut. Tetapi belakangan pelaku malah mengatakan ia meretas nomor serta SMS korban lewat layanan iCloud yang digunakan korban.
Baca Juga: Kasus Peretasan Website Tempo.co dan Tirto.id, Polisi Mulai Periksa Saksi
"Meretas iCloud kan tidak mudah," kata Teguh, menyebut layanan komputasi awan milik Apple tersebut.
Karenanya Teguh meminta Telkomsel untuk menjelaskan ke publik soal kasus peretasan juga pemerasan ini. Suara.com juga telah menghubungi Telkomsel untuk meminta konfirmasi.
"Untuk @Telkomsel kalian berhutang penjelasan kepada publik, bagaimana mungkin seseorang yang bukan karyawan kalian bisa mengakses tool internal dan data sensitif seperti ini?" bunyi cuitan Teguh di Twitter, yang sudah di-retweet ribuan kali sejak kemarin.
"Jika ini bisa dilakukan oleh siapa pun, maka setiap orang rentan untuk dibajak semua akun miliknya," imbuh dia.
Adapun dalam kasus Denny Siregar diketahui bahwa data-data pribadi diakses oleh seorang pegawai Telkomsel. Data-data itu kemudian diambil dan disebarkan via Twitter.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film
-
Spektrum Baru Bikin Internet Lebih Cepat hingga Pelosok, Telkomsel Siapkan Lompatan Jaringan 5G
-
Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi
-
CapCut Resmi Hadir di MyTelkomsel, Telkomsel Permudah Akses Editing Video AI bagi Kreator Konten
-
Roy Suryo Gugat Pasal Peretasan di Praperadilan, Tim Hukum Uji Bukti Lewat Komputer Pengadilan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
-
Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81
-
Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini
-
Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing
-
BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya
-
Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!
-
Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81
-
BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari