Suara.com - Seorang artis TikTok Amerika Serikat minta maaf setelah tetap ngotot berpergian di Rwanda setelah dinyatakan positif Covid-19.
Menyadur The Daily Star, Rabu (9/9/20020) Charly Jordan, influencer TikTok dengan lebih dari 2 juta pengikut melakukan perjalanan ke Rwanda untuk melakukan kegiatan amal dengan gorila.
Charly Jordan melakukan tes Covid-19 ketika dia tiba di negara tersebut dan dinyatakan positif yang memaksanya harus melakukan karantina.
Menurut laporan Izabel, selebriti TikTok tersebut terkejut dan membagikan pengalamannya ke media sosial.
Charly, yang memiliki 3,3 juta pengikut di Instagram, mengatakan dalam sebuah video yang dibagikan secara online: "Secara harfiah, pemerintah [Rwanda] muncul di tempat saya dan menyeret saya menjauh dari semua orang yang saya kenal," ujar Charly.
"Saya tidak bisa bahasa mereka, dan mereka datang dan mengunci saya di kamar sialan ini." sambungnya.
Menurut pengakuannya di video tersebut, Charly mengunjungi Rwanda untuk melakukan kegiatan amal untuk gorila.
Bintang media sosial itu juga mengatakan dia telah mengikuti "seratus ribu tes" sebelum melakukan perjalanan ke "negara berkembang".
Charly melanjutkan: "Ini sangat menakutkan. Saya tidak tahu mengapa saya mengidapnya lagi. Saya tidak bersama siapa pun yang saya kenal, dan saya berada di Rwanda, Afrika, dan saya tidak tahu berapa lama saya akan berada di sini, dan mereka tidak akan memberi tahu saya apa pun."
Baca Juga: Bikin Konten Tiktok soal Istri Pelit, Pria Ini Dikecam Rendahkan Kaum Hawa
Influencer tersebut harus menjalani karantina selama empat hari dan menjalani dua tes lagi hingga hasilnya negatif.
Sambil menunggu tes Covid kedua, dia menulis di TikTok yang dikomentari oleh warganet @defnoodles: "AS seharusnya tidak membiarkan siapa pun bepergian ke luar negeri."
Charly bersikeras bahwa dia sudah terkena virus corona pada awal tahun dan diberi tahu bahwa dia tidak dapat tertular lagi.
Dikutip dari Independent, bintang TikTok asal AS tersebut memposting lagi untuk mengatakan bahwa dia dinyatakan negatif Covid-19 pada tes kedua, yang berarti dia dapat mengakhiri periode isolasi yang diberlakukan oleh pemerintah Rwanda.
"Mereka salah selama ini. Saya bisa pergi!" katanya dalam video TikTok-nya. Setelah ia bepergian, Charly kemudian menghapus video yang diunggah di akun TikToknya.
Pada hari Senin, Jordan merefleksikan keputusannya untuk bepergian dan menjelaskan mengapa dia menghapus TikToknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta
-
DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional
-
15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!
-
YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi
-
BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global
-
Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya