News / Metropolitan
Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:53 WIB
Ilustrasi hujan di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memprediksi kemarau panjang akibat El Nino berlangsung hingga Oktober 2026.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana rutin melakukan modifikasi cuaca guna mengatasi dampak kekeringan ekstrem tersebut.
  • Pemerintah daerah mengimbau setiap Rukun Warga menyiapkan alat pemadam api ringan untuk mengantisipasi potensi kebakaran.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan kemarau panjang akibat El Nino tahun ini diprediksi menjadi salah satu yang terpanjang dalam beberapa tahun terakhir.

Hal itu disampaikan Pramono di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (5/8/2026).

Prediksi tersebut merupakan hasil koordinasi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Puncaknya kurang lebih nanti akhir September atau pertengahan Oktober minggu pertama. Minggu kedua Oktober baru akan ada hujan," ujar Pramono.

Pramono menyebut tantangan utama dalam menghadapi kemarau panjang ini adalah minimnya awan yang bisa dimanfaatkan untuk rekayasa hujan.

Meski demikian, Pramono telah memberikan lampu hijau agar modifikasi cuaca tetap diupayakan secara rutin selama musim kemarau berlangsung.

"Saya sudah memberikan persetujuan untuk kalau bisa setiap minggu itu satu-dua kali dibuat hujan buatan atau modifikasi cuaca, karena ini akan berlangsung lama," tuturnya.

Langkah ini diambil sebagai antisipasi dini Pemprov DKI Jakarta menghadapi dampak kekeringan yang berpotensi berlangsung hingga dua bulan ke depan.

Di luar itu, Pramono juga meminta seluruh Rukun Warga (RW) di Jakarta segera menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai antisipasi kebakaran selama musim kemarau panjang.

Baca Juga: Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas

Kebijakan ini merupakan bagian dari dua fokus penanganan Pemprov DKI Jakarta selama masa kemarau berkepanjangan akibat El Nino.

Fokus pertama adalah antisipasi kebakaran, sementara fokus kedua adalah ketersediaan air bersih bagi warga.

Load More