Suara.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar bakti sosial dan kesehatan dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas ke-65 yang jatuh pada, Selasa (22/9/2020) ini. Kegiatan tersebut diisi dengan membagikan sembako dan rapid test gratis bagi pengayuh becak.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan kegiatan bakti sosial dan kesehatan tersebut digelar secara serentak di 34 jajaran Kepolisian Daerah (Polda) di seluruh Indonesia.
"Kemudian, rapid test satu titik ini (di Jakarta) kita laksanakan 500 untuk pengayuh becak yang perlu perhatian dari kita semua," kata Istiono di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2020).
Istiono menjelaskan, pihaknya sengaja memperingati hari peringatan ulang tahun tersebut secara sederhana dengan memfokuskan pada kegiatan bakti sosial dan kesehatan. Mengingat, situasi kekinian tengah dalam masa pandemi Covid-19.
Lebih lanjut, dia berharap dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya pengayuh becak yang terdampak secara ekonomi selama pandemi Covid-19.
"Mudah-mudahan dengan pendekatan kemanusiaan ini lebih memberikan manfaat bagi masyarakat banyak, masyarakat yang terdampak daripada Covid-19," ujarnya.
Selain melaksanakan kegiatan bakti sosial dan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak akibat Covid-19, Istono menambahkan pihaknya juga berencana menggalang dana untuk masyarakat yang terdampak banjir. Mengingat kekinian tengah memasuki musim penghujan.
"Karena situasi juga ini hujan juga, banyak juga masyarakat juga yang terdampak banjir. Karena bencana banjir perlu juga perhatian. Jadi kita galang terus kegiatan kegiatan sosial seperti sekarang ini," pungkasnya.
Baca Juga: Doni Monardo: Tak Percaya Covid-19 Itu Nyata Cuma Bikin Repot Penanganan
Berita Terkait
-
Doni Monardo: Tak Percaya Covid-19 Itu Nyata Cuma Bikin Repot Penanganan
-
Rumah Sudah Tak Terendam, Warga Rawajati Mulai Bersihkan Sisa Banjir
-
22 September: Batam Catat Rekor Penambahan Pasien Positif Corona di Kepri
-
Mantan Direktur CDC: Tak Ada Akhir Seperti di Cerita Dongeng untuk Pandemi
-
Kondisi Menag Membaik, Terakhir Makan Telur Rebus Sambil Nonton TV
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus