Suara.com - Misteri kematian wartawan Demas Laira hingga kini masih buram. Meski mendapat tekanan dari sejumlah lembaga pers di tanah air, sudah hampir sebulan polisi belum menemui titik terang mengenai dalang dan pelaku di balik kematian wartawan sulawesion.com itu.
Kepada Pojokcelebes.com-jaringan Suara.com, Kepolisian Daerah (Polda Sulbar) terus melakukan penyelidikan untuk bisa mengungkap motif misteri kematian wartawan asal Mamuju Tengah itu.
Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Syamsu Ridwan mengemukakan, tim gabungan penyidik dari Polda Sulbar dan Polres Mamuju Tengah berupaya mengumpulkan bukti untuk bisa mengungkap kasus kematian Demas Laira.
”Intinya baik penyidik polres berasama Tim Polda Sulbar, masih terus mendalami kasus ini dengan mencari alat bukti. Karena persoalan penetapan tersangka harus memiliki Dua alat bukti. Tidak bisa serta merta tanpa alat bukti yang kuat lakukan penetapan tersangka, dan pasti polisi menyalahi aturan penyidikan, ” katanya seperti dilansir pada Selasa (22/9/2020).
Masih kata dia, pihaknya meyakini motif pembunuhan korban Demas Laira, masih diyakini bukan karena ada hubungannya dengan profesi sebagai wartawan. Namun lebih mengarah ke indikasi kehidupan pribadi korban.
”Motifnya masih kami yakni adalah masalah pribadi korban dan tidak ada hubungannya dengan profesi korban. Tetapi ini semua masih indikasi ya, tetapi kepastiannya setelah ada tersangkanya. Dan ini akan kami beberkan jika sudah ada tersangkanya seperti apa motif yang sebenarnya kasus ini," katanya
Selain itu, polisi mengakui sudah ada calon tersangka atau ada orang-orang yang diduga. Hanya saja belum cukup miliki alat bukti untuk mentersangkakan bagi orang yang diduga tersebut.
”Memang ada yang kami curigai alias orang-orang yang diduga, namun untuk mentersangkakan dia, alat bukti belum cukup. Sampai saat ini, itu yang menjadi kendala. Namun kami juga sudah kirim beberapa alat bukti ke Lab Forensik di Makassar," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Demas Laira ditemukan tergeletak di sisi jalan poros Sulawesi Mamuju Tengah, dengan penuh tusukan dan hingga saat ini belum diketahui motif pembunuhan tersebut.
Baca Juga: Satu Bulan Pembunuhan Jurnalis Demas Laira, TPF Tagih Janji Polda Sulbar
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas