Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarikan diri saat didemo oleh rakyat terkait pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja.
Dalam narasi tersebut disebutkan Jokowi sengaja kabur dengan berpura-pura melakukan peninjauan tol untuk menghindari massa aksi demo di Jakarta.
Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Atok Cahmrogan.
Akun tersebut juga menyertakan tautan media Sindonews berjudul 'Jokowi Pergi ke Luar Kota, Istana Bantah Hindari Demo Tolak Omnibus Law'.
Berikut narasi yang dimuat oleh akun tersebut:
"Bilangnya 'kangen didemo' eeh kabur lagi seperti dulu pura-pura tinjau tol sampe kebelet kencing."
Benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Senin (12/10/2020), klaim yang menyebut Jokowi kabur saat didemo adalah klaim yang keliru.
Baca Juga: Soal Aksi Pembakaran Saat Demo, BEM SI: Pelaku Bukan Mahasiswa
Dalam artikel yang dimuat Sindonews.com, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan agenda Jokowi pada Rabu (7/10/2020) dipenuhi dengan rapat secara virtual di Istana Bogor kemudian dilanjutkan dengan terbang ke Yogyakarta.
Setelah itu, Jokowi melanjutkan perjalanan ke Solo melalui jalur darat untuk melakukan ziarah ke makam ibunda Jokowi.
Malamnya, Jokowi kembali ke Yogyakarta dan menginap di Istana Kepresidenan Gedung Agung.
Pada 8 Oktober 2020, Jokowi diagendakan melakukan kunjungan kerja untuk meninjau food estate di Kalimantan Tengah.
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai perhatian terhadap ketahanan pangan nasional.
Tidak ada sumber valid yang menyebutkan Jokowi pergi meninjau jalan tol pada tanggal tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?