Suara.com - Sebuah video seorang pengemis yang diduga dimintai uang oleh seorang pemotor membuat geger publik sosial media.
Video yang salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @ndorobeii itu menarik perhatian warganet yang menduga adanya oknum yanng sering menarik uang dari pengemis.
Dalam video berdurasi 4 detik itu, tampak seorang pengemis yang sedang berjongkok di pinggir jalan dihampiri oleh seorang pemotor berhelm merah.
Si pemotor itu beberapa saat mengajak ngobrol si pengemis sambil menunjukkan sebuah benda berwarna putih.
Tak berapa lama kemudian, si pengemis merogoh kantongnya dan menyerahkan sesuatu yang diduga adalah uang kepada si pemotor.
Tidak berhenti di situ, si pemotor tersebut juga menunjuk-nunjuk sesuatu di dalam kantong tas yang dibawa si pengemis sampai si pengemis menyerahkan beberapa lembaran uang kepadanya.
Tak ayal, banyak warganet yang menyangka bahwa aksi tersebut adalah sebuah pemalakan kepada pengemis. Banyak juga yang mengira jika pemotor dan pengemis tersebut adalah oknum yang bekerja sama.
"Mungkin ambil jatah setoran," tulis @muhammadna****.
"Positif thinking aja, mungkin jual nasi kotak," komentar @regabo***.
Baca Juga: Duh! 26 Anak Punk Terjaring Razia Satpol PP di Aceh
"Itu sebabnya kenapa jadi enggak mau ngasih uang ke pengemis, walau kasihan tapi ada oknum yang memanfaatkan orang seperti itu," tulis @rikar_*****.
"Duh maaf-maaf banget, gue pernah lihat beginian diturunin dari motor. Pernah juga lihat yang mukanya kayak orang sakit tempatnya dibersihin dulu entah keluarganya atau siapa lah, habis itu didudukin. Makanya paling enggak mau kasih orang-orang begini. Mending langsung aja ke tetangga yang memang membutuhkan," imbuh @nuunu*******.
Berita Terkait
-
Duh! 26 Anak Punk Terjaring Razia Satpol PP di Aceh
-
Peras Pengemis, Oknum Satpol PP Patam Sudah Tiga Bulan Beraksi
-
Pemkot Batam Tak Beri Bantuan Hukum 3 Oknum Satpol PP Pelaku Pemerasan
-
3 Anggota Satpol PP Terlibat Pemerasan Pengemis Resmi Jadi Tersangka
-
Videonya Viral, Pengemis di Batam Ngaku 3 Kali Dipalak Oknum Dinas Sosial
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula
-
BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan