Suara.com - Sesosok perempuan menjadi sorotan warganet setelah videonya di samping seekor buaya mendadak viral di jagat maya. Terlihat, buaya tersebut terlilit ban di bagian lehernya.
Kejadian ini diduga berada di sungai daerah kota Palu, Sulawesi Tengah. Video yang diunggah oleh akun @makassar_iinfo pada Rabu (2/12/2020) tersebut berdurasi 22 detik dan sudah ditonton lebih dari 200 ribu kali.
Dalam unggahan tersebut, admin @makassar_iinfo menuliskan banyak yang mencoba menaklukkan buaya berkalung ban tersebut di Kota Palu. Namun, tulis dia, hasilnya nihil.
"Sudah banyak yang coba taklukkan buaya berkalung ban ini di Kota Palu. Bahkan sampai dibuat sayembara. Panji Sang Petualang, Chris Wilson dari Australia yang katanya pawang buaya paling jago. Tapi tidak bisa. Kalah sama emak ini," tulis admin @makassar_iinfo seperti dikutip Suara.com.
Tampak, seekor buaya berukuran besar berada di tepi sungai. Kondisi lehernya terlilit ban sepeda motor. Sosok ibu tersebut mengenakan daster panjang bermotif bunga-bunga. Dia tampak tak takut berada di samping buaya.
Anehnya, buaya besar itu tidak bergerak. Dia tidak mencoba menerkam sosok ibu tersebut. Warganet pun berbondong mengatakan, ibu ini berhasil menaklukan seekor buaya.
Buaya viral ini memang sudah cukup lama tidak menampakkan diri di bantaran sungai Palu. Akibatnya, saat buaya ini muncul lagi, warga pun riuh menyaksikan kejadian tersebut.
Warganet turut tak mau ketinggalan berkomentar.
"Kearifan lokal lebih hebat daripada impor min," tulis akun @acehworldtime.
Baca Juga: Buaya Berkalung Ban Kembali Muncul Ditemani Wanita Berhijab, Videonya Viral
"Kekuatan emak-emak sudah gabisa diragukan lagi," komentar akun @dianafrizal8.
"Ketika buaya dan Bu aya saling tatap," kata akun @budiiy07.
Ada juga warganet yang menyayangkan kondisi buaya tersebut.
"Siapa yang kasih masukkan ban dilehernya, itu serius nanya jangan dihujat," tulis akun @ceiren28.
"@dianalawiyahh sebelum tsunami sudah ada, dari kecil ini buaya sudah ada bannya, karena ada orang yang tak bertanggung jawab buang ban di Sungai," balas akun @vlllll.rosie.
Berita Terkait
-
Buaya Berkalung Ban Kembali Muncul Ditemani Wanita Berhijab, Videonya Viral
-
Aplikasi Error, Rumah Bocah Ini Ramai Didatangi 42 Driver Ojol
-
Kocak! Guru Ini Disangka Lagi Galau Urusan Cinta, Jawabannya Jadi Sorotan
-
Viral! Seorang Kakek Salat di Atas Batu Bantaran Sungai di Pemalang
-
Rumah Ibunda Mahfud MD Digeruduk Simpatisan Rizieq Shihab, Ini Kata Pak RT
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak