Suara.com - Kanal YouTube milik Front Pembela Islam (FPI), Front TV, hilang begitu saja dari peredaran.
Ditelusuri Suara.com, Jumat (4/12/2020) siang, di YouTube tidak lagi ditemukan keberadaan akun tersebut berikut vide-video yang diunggahnya.
Mengetahui hal itu, Fadli Zon langsung angkat bicara dengan menyinggung sosok invisible hand.
Fadli Zon mengatakan, sosok 'tangan tak terlihat' itu selalu melakukan hal-hal semacam ini, khususnya terhadap akun-akun pembela Habib Rizieq.
Pernyataan tersebut diutarakan Fadli Zon lewat jejaring Twitter miliknya, @fadlizon pada Jumat (4/12/2020) siang.
Fadli Zon menambahkan, sosok invisible hand tersebut melakukan sejumlah upaya pengusikan seperti sensor, sabotase akun, dan lain-lain.
"Seperti biasa ada 'tangan tak terlihat' invisible hand yang selalu melakukan hal-hal seperti ini. Melakukan berbagai sensor, sabotase akun, dan seterusnya," kata Fadli Zon seperti dikutip Suara.com.
Dengan adanya kejadian semacam ini, Fadli Zon menuntut agar platform media sosial terkait ikut bertanggung jawab.
"Platform media sosialnya harus ikut tanggung jawab," lanjut Fadli Zon.
Baca Juga: Ridwan Saidi Sentil Aksi TNI: Berarti Habib Rizieq Tokoh Besar Ya
Akun YouTube FPI Hilang
Dipantau Suara.com dari YouTube, Jumat (4/12/2020), akun Front TV milik FPI hilang mendadak.
Beberapa warganet melaporkan akun Front TV sudah tidak bisa diakses sejak Kamis (3/12/2020).
Awalnya, salah satu video unggahan akun Front TV masih muncul di pencarian. Akan tetapi, ketika diklik, muncul tulisan "This Channel Does Not Exist".
Sebelumnya, akun Front TV menyiarkan acara Dialog Nasional 100 Ulama yang menghadirkan sosok Habib Rizieq, Refly Harun, Rocky Gerung, Gatot Nurmantyo, dan lain-lain.
Akun Twitter FPI Ditangguhkan
Sebelumnya, akun Twitter FPI juga diblokir atau terkena suspend. Sejak jumat (20/11/2020), akun FPI sudah tidak lagi bisa diakses.
Pantauan Suara.com sat itu, Jumat siang, apabila melakukan pencarian akun Twitter FPI @DPPFPI_ID, muncul tulisan pengumuman dari Twitter.
"Akun ditangguhkan. Twitter menangguhkan akun yang melanggar peraturan Twitter," tulisnya demikian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan