Suara.com - Salah seorang warganet mengaku miris dengan utang RI yang terus menumpuk. Ia mengusulkan agar keuntungan kanal YouTube milik pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) digunakan untuk membayar utang negara.
Akun Twitter @txtdrstorywa mengunggah foto tangkapan layar WhatsApp Story seorang warganet bernama Adik Pio.
Adik Pio menyoroti utang negara yang begitu banyak. Ia mengusulkan agar seluruh rakyat Indonesia subscribe kanal YouTube pemerintah.
Nantinya, keuntungan dari kanal YouTube tersebut digunakan untuk membayar utang-utang negara.
"Nih mau tanya, kan utang negara banyak, kenapa pemerintah enggak bikin channel YouTube terus nanti suruh semua rakyat buat nge-subscribe? Kan enak tuh dapat duit nanti," kata Adik Pio seperti dikutip Suara.com, Senin (28/12/2020).
Tak sampai disitu, ia juga mengusulkan agar para PSK bersatu membuat akun Onlyfans. Onlifans merupakan sebuah aplikasi berisi konten khusus dewasa.
"Kan enak tuh gaji gede buat bayar utang negara," ungkapnya.
Dalam WhatsApp Story selanjutnya, ia juga mengaku khawatir dengan banyaknya utang negara.
Sebagai warga negara Indonesia, adik Pio khawatir ia akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat karena RI memiliki utang yang banyak.
Baca Juga: Viral! Pemuda ini Jual Indomie di Amerika hingga Untung Rp 1,3 Juta
"Utang itu dibawa mati, sedangkan Indonesia punya utang. Kalau kita mati utangnya dibawa mati enggak? Secara kita kan rakyat Indonesia," tuturnya.
Foto tangkapan layar WhatsApp Story Adik Pio itu langsung viral di media sosial. Beragam komentar langsung membanjiri akun tersebut.
Banyak warganet mengapresiasi jiwa kritis Adik Pio. Namun, tak sedikit pula warganet memberikan komentar kocak menanggapi unggahan Adik Pio.
"((Para lonte bikin Onlyfans nanti duitnya buat bayar utang)) Gila lo, sudah ngutang bayarnya pakai duit haram," kata @chanchanchanuuu.
"We found Eisntein," ujar @bukanasol.
"Adik Pio overthingkingnya mikirin negara ya," ungkap @rochmanm5.
"Kenapa baru kepikiran sekarang," ucap @taehyunppe.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan