Suara.com - Perayaan tahun baru 2021 sedikit berbeda dari sebelumnya. Pandemi Covid-19 memaksa untuk menikmati pergantian tahun di rumah saja tanpa kerumunan, juga pesta kembang api berlebihan.
Beredar di TikTok, sebuah video yang disebut-sebut merekam kepanikan orang-orang dalam satu rumah karena mengira didatangi Satgas Covid-19.
Video tersebut dibagikan oleh Kreator TikTok @h4n7ot pada Jumat (1/1/2021) dini hari.
"Malam-malam senam jantung," tulis akun itu.
Dalam video yang dibagikan, terekam suasana sebuah rumah yang dipakai segelintir remaja untuk merayakan momen tahun baru 2021.
Orang-orang di sana semula tampak bersantai dan menikmati suasana malam. Namun, suasana berubah seketika karena ada hal tidak terduga.
Tengah asik bersantai dan bercengkrama, tiba-tiba terdengar suara sirine mengaung keras mendekat ke arah rumah mereka.
Hal itu kontan membuat segerombol pria yang tengah berdiri di depan pagar rumah panik berhamburan.
Begitu pula para gadis dan perekam video yang berada di dalam rumah. Mereka seperti tunggang langgang diburu kepanikan.
Baca Juga: Selamat Tahun Baru! Rasulullah Kerap Baca Doa Ini di Awal Tahun
"Lagi asik ngumpul bakar-bakaran untuk tahun baruan, tiba-tiba panik semua. Kirain diciduk Satgas Covid-19," tulis keterangan dalam video.
Ternyata sosok yang datang adalah salah satu kawan mereka dengan menyalakan sirine motor berbunyi unik nan berbeda.
Kekinian, video yang mengundang gelak tawa warganet itu viral, telah menembus 2.6 juta kali disaksikan dan menuai hampir 5.000 komentar. Lihat videonya DI SINI.
"Gue kalau di situ sudah kejer-kejer nangis," kata Awaa.
"Kalau aku di situ, dia pasti ganti posisi dengan ikannya. Ikannya diangkat, dia ku bakar," timpal Hadi.
"Gue kalau di situ auto lempar sandal," balas Awal Rangkuti.
"Ya Allah kalau gue tadi malam digrebek polisi betulan. Jadi keluarga gue nyalain petasan padahal depan gang udah ada polisi menghimbau katanya gak boleh. Ada yang nyalain petasan, tapi karena kita gak dengar jadi ya ikut nyalain. Selesain nyalain eh polisinya datang banyak banget. Tapi mereka gak marah, cuma di nasehatin, ngobrol, ketawa, habis itu pergi," sahut Tasya Ayu menceritakan kisahnya.
Meski begitu, ada pula segelintir warganet yang menyayangkan aksi mereka kumpul-kumpul di tengah pandemi. Apalagi, banyak video di TikTok lain yang dinilai lebih parah. Bahkan benar-benar harus dibubarkan oleh polisi.
"Mereka udah tahu kalau kumpul-kumpul gak boleh. Makanya mereka takut diciduk. Tapi mereka masih melakukan itu kumpul-kumpul," ujar Thisisputri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Ulasan Novel Playing Victim, Skenario Palsu yang Berujung Pertaruhan Nyawa
-
Apa Kelebihan Sunscreen Spray Dibandingkan dengan Sunscreen Krim? Ini 4 Alasannya
-
Prabowo Siap Laksanakan 3 Rekomendasi Ijtima Ulama, dari Meritokrasi sampai NU
-
Cari Dana Segar Buat Produksi Film dan Ekspansi, Emiten RAAM Mau Siapkan Rights Issue
-
Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
-
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir