Suara.com - Jalur masuk ke Kota Mamuju, Sulawesi Barat yang terputus akibat longsor di Desa Onang Kecamatan Tubo Kabupaten Majene sudah bisa dilalui.
"Jalur trans Sulawesi di Desa Onang Kabupaten Majene, yang sebelumnya tertutup longsor sudah terbuka dan sudah dapat dilalui kendaraan," kata Madi relawan gempa dari Kabupaten Poliwali Mandar yang akan menuju pusat gempa kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene, Senin (18/1/2021).
Ia mengatakan, alat berat pemerintah dan aparat TNI-Polri telah bekerja membersihkan longsor sehingga jalan trans sulawesi itu dapat dilalui.
Henri warga lainnya mengatakan, masyarakat pengguna jalan harus berhati hati melalui jalan trans Sulawesi di wilayah kabupaten Majene, karena sudah beberapa kali longsor menutup jalan setelah gempa terjadi.
"Alat berat pemerintah juga sudah tersedia di lokasi jika sewaktu waktu kembali terjadi longsor, jadi relawan gempa jangan ragu masuk ke Kota Mamuju," ujarnya.
Longsor juga sebelumnya terjadi di wilayah Desa Takandeang kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju namun telah berhasil dibersihkan alat berat pemerintah sehingga jalur masuk Mamuju sudah dapat dilalui. (Antara)
Berita Terkait
-
27 Sekolah Rusak Akibat Gempa Sulbar, Kemendikbud Dirikan Dua Posko
-
Jalan Penghubung Majene-Mamuju Longsor, BPBD Kerahkan Alat Berat
-
27 Sekolah Rusak Akibat Gempa Sulbar, Ini Reaksi Mendikbud Nadiem
-
Satgas Covid-19 akan Rapid Test Antigen Para Pengungsi Gempa Sulbar
-
Selamat dari Gempa Sulbar, Ini Kisah Reskiati dan Anaknya Lolos dari Maut
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Terkini
-
KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana
-
BRI Turut Salurkan Bantuan Bahan Pangan untuk Korban Kebakaran di Desa Adat Sade
-
Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah