Suara.com - Entah apa yang ada di otak Agitoni Satriyo, ia kembali ditangkap polisi setelah belum lama keluar dari penjara. Mirisnya lagi, ia harus mendekam di balik penjara setelah seminggu menikah.
Agitoni, pria asal Kelurahan Ginung Sari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya tersebut, digelandang ke Mapolsek Driyorejo karena kasus narkoba.
Dilansir dari Suaraindonesia.co.id (jaringan Suara.com), Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menjelaskan, tersangka digerebek pada Jumat (12/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Ditempat tinggalnya di Perum Griya Kencana, Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo.
"Saat anggota melakukan penggeledahan, ditemukan 12 paket sabu total berat 12,89 gram. Barang itu siap edar," ujarnya, Minggu (14/2/2021).
Menurut alumnus Akpol 2001 itu, pada tahun 2015 lalu tersangka tersandung kasus yang sama. Dia dihukum selama 5 tahun penjara.
"Baru keluar Desember 2020 lalu, dan menikah. Baru seminggu dia kembali kami amankan dengan kasus yang sama," imbuhnya.
Sementara Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin melalui Kanitreskrim Iptu Suhari mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat bawah ada peredaran narkoba di wilayah kos tersangka.
Informasi itu, kemudian ditindaklanjuti dan mengarah pada tersangka. Usai salat Jumat proses penggerebekan dilakukan.
"Barang buktinya kami temukan di atas meja," ucap Suhari.
Baca Juga: Ditangkap Polisi, Pengedar Sabu Jaringan Pelajar: Uangnya untuk Pacaran
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (2) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.
Berita Terkait
-
Ditangkap Polisi, Pengedar Sabu Jaringan Pelajar: Uangnya untuk Pacaran
-
Pemuda Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara usai Turuti Permintaan Ibunya
-
Ratusan HP Lolos Masuk Lapas Dimusnahkan
-
Sosok Perempuan yang Mengunjungi Pengusaha Johan Rudianto Sebelum Meninggal
-
Pengusaha Johan Rudianto Meninggal di Hotel Olympic Surabaya, Banyak Uang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk