Suara.com - Seorang pria di India mendapat saran dari pihak kepolisian yang cukup mencengangkan setelah dilaporkan berselingkuh oleh istrinya, namun akhirnya menyedihkan.
Menyadur Hindustan Times, Minggu (21/2/2021) seorang pria dari Jharkhand Ranchi diminta untuk membagi waktunya dalam seminggu untuk tinggal bersama istri dan pacarnya.
Rajesh Mahato, pria dari Jalan Kokar Tiril di Ranchi, diminta untuk menghabiskan tiga hari bersama istri dan tiga hari dengan selingkuhannya.
Saran tersebut disampaikan oleh petugas polisi untuk menyelesaikan perselisihan antara kedua wanita tersebut.
Sesuai laporan Dainik Jagran, meski sudah menikah, Rajesh menjalin hubungan dengan gadis lain setelah mengatakan kepadanya bahwa dia masih lajang.
Kemudian, Rajesh juga meninggalkan istri dan anaknya, dan melarikan diri bersama pacarnya yang juga ia nikahi.
Setelah itu, masalah tersebut sampai ke kantor polisi Sadar setelah istri Rajesh mengajukan laporan ke kantor polisi. Keluarga pacar Rajesh juga mendaftarkan laporan jika Rajesh melakukan penculikan.
Setelah polisi menangkap Rajesh bersama pacarnya, dia mengungkapkan bahwa dia juga menikahinya. Wanita tersebut kemudian mengklaim bahwa Rajesh menikahinya setelah mereka kawin lari.
Ketika insiden terungkap, istri dan pacarnya bertengkar dan untuk mencapai solusi, polisi meminta Rajesh untuk menghabiskan tiga hari dengan istri dan tiga hari bersama pacarnya karena dia menikah dengan keduanya.
Rajesh diizinkan libur satu hari. Kesepakatan tersebut secara resmi ditandatangani oleh kedua belah pihak dan mereka diberi salinan dokumennya.
Baca Juga: Warganet Sebut Luhut Gagal Usai India Umumkan Pabrik Baru untuk Tesla
Namun, kesepakatan itu dibatalkan dalam beberapa hari setelah pacar Rajesh menuduhnya melakukan pelecehan seksual dengan dalih menikah.
Rajesh saat ini belum ditahan dan menurut laporan berita lokal, istri pertama Rajesh diyakini telah membantunya melarikan diri dari polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?