Suara.com - Anggota Reskrim Polsek Jelutung Kota Jambi menangkap seorang pelaku spesialis pencurian sepeda motor atau curanmor yang beraksi di beberapa kota antarprovinsi seperti Batam, Jakarta dan Jambi.
Pada saat ditangkap pelaku melakukan perlawanan sehingga diberikan tembakan terukur ke kaki pelaku untuk dilumpuhkan.
Tim Reskrim 'Libas' Polsek Jelutung berhasil mengamankan pelaku spesialis curanmor yang beraksi lintas provinsi dan aksinya sudah lebih puluhan kali dan pelaku DA warga Musi Rawas, Sumatera Selatan itu ditangkap di Kota Jambi tempat persembunyiannya, kata Kapolsek Jelutung, Iptu Aidil Munsaf, di Jambi Rabu.
Pelaku merupakan residivis kasus curanmor dan aksinya dilancarkannya di kota besar dan saat bersembunyi usai melancarkan aksinya di Jambi yang bersangkutan ditangkap di tempat persembunyiannya.
Hasil pemeriksaan tim penyidik, bahwa pelaku telah beraksi lebih dari sepuluh lokasi berbeda, dan pelaku mengaku telah melakukan aksinya di wilayah Jakarta sebanyak tiga tempat kejadian perkara (TKP), wilayah Batam ada lima TKP dan di Kota Jambi sebanyak dua TKP.
Pada saat penangkapan petugas terpaksa menembak dengan terukur pada bagian kaki pelaku, karena saat dilakukan penangkapan pelaku berusaha melawan dan mencoba melarikan diri.
"Saat dilakukan penangkapan, pelaku ini mencoba melarikan diri dan melawan petugas sehingga sempat juga terjadi kejar-kejaran, hingga anggota di lapangan harus beri tindakan tegas dan terukur," kata Aidil.
Kapolsek juga menjelaskan, tim Libas Polsek Jelutung mengamankan Darwi tidak membutuhkan waktu lama, hanya membutuhkan kurang lebih tujuh jam pasca kejadian pelaku melancarkan aksinya curanmor di Jambi tepatnya di wilayah Bathin XXIV, Kabupaten Sarolangun pada Minggu (28/2) pukul 03.00 WIB.
Penangkapan tersebut tidak lepas dari kerja sama dengan tim Reskrim Libas Jelutung dengan tim Cobra Polsek Bathin XXIV.
Baca Juga: Ciduk Spesialis Curanmor di Kab. Tangerang, Polisi: Pelaku 5 Kali Beraksi
Untuk diketahui, pelaku juga nekat mencuri dari rumah dari anggota polisi di Jambi, yang berada di kawasan Jelutung, Kota Jambi, dengan membawa kabur satu unit sepeda motor merek Honda Vario, mesin jahit, laptop, hand phone dan PS.
Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 363 Ayat (1) Ke-3 dan 4 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman kurungan tujuh tahun penjara. (Antara)
Berita Terkait
-
Ciduk Spesialis Curanmor di Kab. Tangerang, Polisi: Pelaku 5 Kali Beraksi
-
Pembelajaran Tatap Muka di Kota Jambi
-
Diberi Tembakan Peringatan, Tiga Maling Curanmor di Batam Tekuk Lutut
-
Jatanras Polda Kaltim Tangkap Sindikat Curanmor, Ada 7 Motor dan 1 Mobil
-
Sabetan Celurit Begal di Malang, Dibalas Timah Panas Polisi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat