Suara.com - Seorang pria di India sedang bernasib apes karena mobil yang ia parkir di dekat kantor polisi justru jadi target pencurian. Padahal, ia parkir dekat kantor polisi Chikhali karena lokasi itu dianggap paling aman.
Menyadur Cartoq Rabu (03/03), Ravindra Bhagchand, penduduk Pune berusia 30 tahun sedang memarkir mobil miliknya di depan kantor polisi karena garasinya dipakai untuk kendaraan kerabat yang datang.
"Saya mengunjungi daerah Purna Nagar sekitar jam 9.30 malam pada hari Selasa di sebelah Police Station karena saya ingin menyediakan tempat parkir untuk kerabat saya."
Namun, keesokan paginya, dia menemukan Celerio-nya 'ompong'. Pencuri mengambil empat roda mobil dan hanya menyisakan bodi yang diganjal dengan beton. Kaliper rem dan rem cakram depan juga digondol oleh pelaku.
"Di bawah kesan bahwa ini akan menjadi tempat teraman, saya memarkir mobil saya sendiri di sana dan bahkan dengan cermat memeriksa bahwa itu bukan zona larangan parkir."
"Namun, ketika saya kembali keesokan paginya, saya sangat sedih. Keempat rodanya menggantung dan bannya hilang. Saya segera menelepon ruang kontrol dan butuh beberapa saat untuk menghubungi polisi."
"Akhirnya, saya juga pergi ke Police Station terdekat untuk mengajukan keluhan resmi."
Polisi kemudian memeriksa CCTV dan melihat tiga orang yang tiba di lokasi dengan kendaraan yang berbeda dan menyelesaikan tugasnya hanya dalam waktu 20 menit.
Tidak ada yang menyadarinya meskipun faktanya kantor polisi sangat dekat. Dari pengaduan itu, diketahui bahwa harga pasaran roda mobil cukup tinggi mencapai Rs 20 ribu atau setara Rp 3,9 juta.
Baca Juga: Banyak Lampu Dikira Kafe, Dua Wanita Ini Malah Nyasar ke Kantor Polisi
Polisi telah mengajukan pengaduan berdasarkan pasal 379 (pencurian) KUHP India (IPC) untuk pelaku yang belum tertangkap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21
-
Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan
-
Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin
-
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif