Suara.com - Sebuah mesin ATM milik Bank Baroda di India lenyap digondol maling pada Minggu (28/02) pagi. Rekaman CCTV menunjukkan komplotan pencuri kesulitan menggasak isinya sehingga mereka membawa serta mesin ATM itu.
Menyadur India.com Rabu (03/03), empat pencuri bertopeng itu mengangkut mesin ATM ke kendaraan dan mengikatnya dengan tali. Para pengguna mesin ATM di Tamil Nadu ini dikejutkan dengan kondisi pintu yang hancur dan mesinnya raib.
Pada The News Minute, pihak bank mengatakan mesin ATM memiliki uang Rs 15 lakh yang setara Rp 292 juta pada 19 Februari. Ketika mesin itu digondol maling, diperkirakan uangnya masih ada Rs 1,5 lakh atau Rp 29,2 juta.
Lemahnya keamanan pada malam hari dituduh sebagai penyebab peristiwa ini. Pihak bank mengatakan tak ada satpam yang ditugaskan untuk shift malam di ATM sejak dua tahun terakhir.
Polisi mendaftarkan kasus ini dan sedang proses pemeriksaan rekaman CCTV dengan bantuan ahli forensik. Mereka menduga, ada keterlibatan geng antar-negara bagian dalam peristiwa ini karena kasus serupa juga terjadi di Telangana.
Sebelumnya, pemilik kendaraan di India harus menahan marah karena empat roda mobil miliknya digondol maling meski diparkir di dekat kantor polisi.
Pencuri meninggalkan bodi mobil yang disangga menggunakan beton. Setelah diselidiki, ternyata pencuri juga mencopot cakram rem depan beserta kalipernya.
Pemilik mobil langsung melaporkan ke kepolisian setempat Dari hasil pemeriksaan kamera CCTV, beberapa tersangka terlihat datang mengendarai sepeda motor.
Baca Juga: Mencari Yusuf, Sebelum Hilang Sempat ke ATM Gresik Lalu Minta Tolong Via WA
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng