Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada para pemegang kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ). Namun penyaluran uang bantuan untuk mereka yang terdampak Covid-19 ini akan dirapel.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan BST untuk tiga bulan, yakni Januari, Februari, dan Maret akan dirapel. Uang yang harusnya diberikan tiap bulan itu akan diberikan pada 26 Maret mendatang.
"Dana bansos pemenuh kebutuhan dasar KLJ, KPDJ dan KAJ triwulan 1 (Januari, Februari dan Maret 2021)," ujar Anies melalui akun instagramnya, @aniesbaswedan, Senin (22/3/2021).
Anies mengatakan pengambilan uang dilakukan melalui ATM atau kantor cabang Bank DKI. Para penerima akan mendapatkan kartu ATM dan buku tabungan bank DKI.
Nominal uang yang didapat penerima KLJ sebesar Rp600 ribu per bulan, KPDJ Rp300 ribu per bulan, serta KAJ senilai Rp300 ribu per bulan.
Karena masih situasi pandemi Covid-19, Anies mengingatkan saat pengambilan dana di ATM warga wajib menerapkan protokol kesehatan penanggulangan COVID-19 dengan gerakan 3 M.
"Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan memakai handsanitizer)," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kelar Jadi Gubernur DKI Jakarta, Anies: Biarkan Kerja Nyata yang Bicara
-
Pamit Dari Balai Kota, Anies Baswedan Pulang ke Rumah Naik Vespa
-
Begini Momen Anies Baswedan di Hari Terakhir Menjabat Gubernur DKI Jakarta
-
Anies Baswedan Pamit Kepada Warga Jakarta di Balai Kota
-
Anies Baswedan Resmikan Halte Transjakarta Bundaran HI
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan