Suara.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkap senjata yang digunakan MFA, pengendara mobil Fortuner, berjenis airsoft gun.
Senjata itu digunakan MFA untuk menakut-nakuti warga pasca dirinya menyenggol pesepeda motor hingga terjatuh di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (2/4/2021).
"Senjata airsoft gun," kata Yusri saat dihubungi, Jumat.
MFA yang berstatus sebagai wiraswasta itu sudah diringkus polisi di parkiran mal di Jakarta Selatan dan diboyong ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian juga masih mendalami kepemilikan senjata airsoft gun yang dibawa pria kelahiran 1986 tersebut.
"Masih didalami," ucapnya.
Sebelumnya, aksi koboi MFA sempat direkam warga dan videonya tersebar luas di media sosial.
Mendengar adanya kejadian tersebut, Ditkrimum beserta Ditlantas Polda Metro Jaya langsung mencari identitas pelaku melalui plat nomor mobil pelaku yang terekam oleh kamera warga.
Dari penelusuran tersebut, polisi akhirnya menemukan identitas pelaku yang diketahui bermukim di daerah Patal Senayan, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Garang Todong Pemotor, Kini Koboi Fortuner Lemes, Kepala Nunduk di Polda
Polisi langsung mencari pelaku ke kediamannya namun hanya ada orangtuanya. Berkat keterangan dari orangtuanya akhirnya polisi menemukan MFA.
"Yang bersangkutan kita amankan di salah satu parkiran mal di Jaksel," ungkapnya.
Kekinian MFA sudah diboyong ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya, seorang pengemudi Fortuner todong pistol ke pemotor di Jalan Baladewa Jakarta Timur. Pengemudi Fortuner acungkan pistol sambil ngamuk.
Aksinya viral di media sosial. Mobil Fortuner itu bernomor plat B 1673 SJV.
Aksi itu dilakukan di perempatan lampu merah Jalan Baladewa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Dia sempat adu mulut dengan warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar