Suara.com - Pemerintah telah melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada 11.269.213 orang setelah terjadi penambahan 167.922 orang yang menerima vaksin dosis pertama pada Rabu (21/4/2021).
Menurut data Satgas Penanganan Covid-19 yang diterima di Jakarta pada Rabu sore, terjadi juga penambahan yang menerima suntikan dosis kedua Covid-19 sebanyak 190.116 orang.
Dengan penambahan itu maka terdapat 6.322.003 orang yang telah menyelesaikan vaksinasi Covid-19, di mana dibutuhkan dua kali suntikan vaksin.
Pemerintah sendiri menargetkan 40.349.049 orang menerima suntikan vaksin Covid-19 dalam proses Tahap I dan II yang terdiri dari tenaga kesehatan, petugas publik dan orang lanjut usia.
Menurut data di situs Kementerian Kesehatan ditargetkan vaksinasi terhadap 1.468.764 tenaga kesehatan, dengan sejauh ini telah dicapai telah dicapai 1.480.170 orang tenaga kesehatan menjalani vaksinasi pertama dan 1.338.608 orang mendapatkan vaksin kedua.
Untuk petugas publik 7.495.240 orang atau 43,26 persen dari target sudah menerma suntikan dosis pertama, dengan 3.878.895 orang di antaranya sudah menjalani vaksinasi kedua.
Bagi lanjut usia, terdapat 2.293.064 orang yang sudah menerima suntikan dosis pertama atau 10,64 persen dari target dan 1.104.500 orang di antaranya telah menyelesaikan vaksinasi Covid-19.
Sementara itu, pada hari ini dilaporkan penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 5.720 orang, pasien sembuh 7.314 orang dan kematian 230 orang.
Total terdapat akumulasi 1.620.569 kasus Covid-19 sejak 2020, dengan 1.475.456 orang di antaranya telah sembuh dan 44.007 orang meninggal dunia. (Antara)
Baca Juga: Update 21 April: Positif Covid Indonesia 1.620.569, Kematian Tembus 44 Ribu
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin