Suara.com - Ratusan personel lalu lintas diterjunkan melakukan pengawalan terhadap kepala negara yang akan hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2021 di Jakarta. Perhelatan sendiri dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24/4/2021) lusa.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan ratusan personel yang akan diterjunkan itu merupakan gabungan dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.
"Kegiatan ini melibatkan 100 personil pengawalan gabungan Polda Metro Jaya dengan Korlantas, dan melibatkan 32 mobil pengawalan dan 60 motor pengawalan," kata Sambodo kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).
Sambodo menyebut ada 10 kepala negara atau setingkat kepala negara yang akan hadir dalam KTT ASEAN. Selain Indonesia, sembilan di antaranya yakni Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.
"Dihadiri oleh 10 kepala negara atau setingkat kepala negara ASEAN yang dimulai dari hari ini sampai dengan Sabtu tanggal 24 April 2021," katanya.
"Mohon maaf kepada masyarakat apabila perjalanan agak sedikit terganggu pada hari Jumat dan Sabtu saat kegiatan KTT ASEAN dilaksanakan," Sambodo menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan