Ia pun meminta Kementerian Dalam Negeri untuk terus mendorong implementasi moderasi beragama di daerah-daerah.
Sementara itu mantan Ketua Komnas Perempuan Yuniyati Chuzaifah menggarisbawahi bahwa moderasi beragama, merupakan respon atas cara beragama yang cenderung monolitik non dialogis, mengkutub dan ekstrimitas.
"Moderasi beragama adalah tuntutan global karena menguatnya paham ekstrimisme dan nativisme," katanya.
Diusir
Sebelumnya, beredar video dengan narasi seorang pria diusir saat hendak salat menggunakan masker. Video tersebut dibagikan pegiat media sosial Eko Kuntadhi di akun twitternya.
Dia membagikan video itu sekaligus dengan cuitan yang menarasikan bahwa orang yang hendak salat pakai masker itu diusir pengurus masjid.
Eko Kuntadhi juga menyebut bahwa peristiwa itu terjadi di sebuah masjid di Harapan Indah, Kota Bekasi.
Pada video itu terlihat seorang pria duduk menggunakan masker di sebuah masjid. Dia kemudian dikelilingi sejumlah orang.
Pria itu tidak beranjak saat diajak ke kantor polii. Selain itu, pria tersebut dengan orang yang di sekelilingnhya sempat berdebat dengan suara keras.
Baca Juga: 4 Ide Hampers Lebaran yang Menarik dan Anti Mainstream
"Masjid di Harapan Indah, Bekasi. Pengurusnya mengusir orang yang mau sholat pakai masker. Melihat jenggot yang hanya beberapa lembar, rasanya sih, wajar cara berfikirnya amburadul," demikian cuitan Eko Kuntadhi, Minggu (2/5/2021).
Berita Terkait
-
Viral Pria Sebut Pakai Masker Orang Tolol Dihukum Kerja Sosial
-
Viral Sebut Pengunjung Mal Pakai Masker Orang Tolol, Endingnya Minta Maaf
-
4 Ide Hampers Lebaran yang Menarik dan Anti Mainstream
-
Pengunjung Pasar Raya Padang Membludak, Sebagian Tak Pakai Masker
-
Ditangkap! Bapak Gendong Anak Hina Orang Pakai Masker Tolol
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit