Suara.com - Sebuah agen perjalanan di kotaa Chongqing China menuai reaksi keras setelah menipu puluhan lansia penghuni panti jompo dalam paket wisata yang mereka tawarkan.
Menyadur Global Times Rabu (05/05), agen ini menjual paket wisata yang menarik untuk menjerat penghuni panti jompo. Dengan harga 18 yuan (Rp 40 ribu) mereka dijanjikan jalan-jalan dan ini termasuk makan siang gratis.
Alih-alih mengantar mereka rekreasi, agen wisata 'Longyao' ini justru mengantar para lansia ke kuburan. Pemerintah Kota Chongqing, China Barat Daya, berjanji untuk menyelidiki agen perjalanan lokal ini.
Baru-baru ini, seorang korban bermarga Zheng mengatakan bahwa agen perjalanan Longyao menawarinya tur ke 'tempat-tempat yang indah' dengan harga sangat murah.
Zheng yang tertarik segera menyebarkan kabar baik ini pada teman-temannya dan puluhan dari mereka mendaftar untuk mengikuti tur tersebut.
Ternyata orang-orang tua itu dibawa ke kuburan dan tur 'tempat indah' yang dijanjikan adalah perjalanan penjualan kuburan.
Setelah menerima laporan keluhan dari Zheng, komite pengembangan pariwisata dan budaya Chongqing langsung menyelidiki Longyao. Temuan awal menyebut perusahaan itu tidak memiliki kualifikasi untuk mengatur grup wisata.
Pemerintah kota Chongqing mengatakan akan menindak setiap perilaku yang melanggar hak wisatawan dan merusak citra kota.
Baca Juga: Penjual Takjil Sedih Ditipu, Pembeli Pesan Puluhan Makanan Lalu Menghilang
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD