Suara.com - Sebuah kampung nelayan di Desa Bendar, Juwana, Kabupaten Pati menjadi sorotan publik. Kampung nelayan itu dijuluki sebagai kampung nelayan terkaya karena dipenuhi deretan rumah super mewah.
Penampakan kampung nelayan terkaya itu diunggah oleh akun TikTok @elizasifaa.
Dalam video itu, tampak sebelum memasuki kampung disambut dengan gapura besar dengan cat berwarna hijau.
Sesampainya di dalam kampung tersebut langsung dipenuhi deretan rumah super mewah dan megah.
"Baru masuk desa sudah disambut rumah-rumah gedong. Walau kampung nelayan, tapi rumahnya jauh dari kata sederhana," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Selasa (25/5/2021).
Ia mengaku terkejut saat melihat penampakan deretan rumah mewah dan megah. Pandangan kampung nelayan yang kumuh tak berlaku di kampung tersebut.
Tak hanya mewah, rumah-rumah tersebut juga dibangun dengan desain yang modern sehingga memunculkan kesan semakin mewah.
"Jujur aku syok banget lihat ada desa dengan rumah-rumah semewah ini," tuturnya.
Ia menjelaskan, sebanyak 95 persen warga di kampung tersebut bermata pencaharian sebagai nelayan.
Baca Juga: Terlalu Nyaman! Nyoba Kasur di Mal, Wanita Tidur Pulas Bak Kamar Sendiri
Bahkan, beredar kabar penghasilan warga di kampung tersebut mencapai Rp 80 hingga 100 juta per bulan per kapal.
"Bisa dibilang kampung nelayan tersukses enggak sih," ungkapnya.
Ia berkelakar menawarkan para warganet untuk mencari pendamping hidup yang berasal dari kampung nelayan terkaya itu.
"Gimana ada yang minat nyari gebetan orang sini enggak? wkwk," ungkapnya.
Penampakan kampung nelayan dengan deretan rumah moderen nan mewah itu langsung viral di media sosial.
Banyak warganet mengaku terkejut melihat penampakan kampung nelayan yang mewah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tawuran Warga di Manggarai Pecah, 14 Perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Tertahan
-
Intip Rahasia Skin Booster DNA Salmon yang Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Kulit Glowing Tanpa Iritasi
-
Laba BSI Tumbuh 11,8 Persen
-
Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora
-
Purbaya Siapkan Anggaran Rp 31 Triliun buat Angkat Guru PPPK Jadi PNS
-
Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan
-
DPR Tantang Nyali Menteri Haji, Minta Negosiasi Langsung ke Saudi soal Dana DP Haji Rp66 Miliar
-
Mengapa RAPBN 2027 Dinilai Belum Cukup Mendukung Ekonomi Hijau?
-
Danantara Pastikan PT PP Akan Dimerger
-
Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas