Suara.com - Pasangan India terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk pesta pernikahan mereka karena menjamu lebih dari 160 tamu di dalam pesawat untuk menghindari aturan Covid-19.
Menyadur Daily Mail Selasa (25/05) pasangan bernama Rakesh dan Dakshina ini menikah di pesawat SpiceJet dan pestanya berlangsung di langit kota Madurai, India.
Pernikahan mewah dalam jet sewaan ini berlangsung saat kematian akibat virus corona di India mencapai 300 ribu. Tamil Nadu, tempat pesawat berangkat berada dalam batasan penguncian dan pernikahan dibatasi untuk 50 tamu.
Sementara itu, pejabat bandara mengaku tidak tahu ada pernikahan di atas Kuil Madurai Meenakshi Amman, tempat pasangan itu menikah.
Pesta ini masuk dalam pelanggaran aturan penerbangan sipil dan hampir tidak ada dari mereka yang memakai masker dan mengabaikan aturan jarak sosial.
Badan pengawas penerbangan India, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil, menyarankan agar maskapai mengajukan keluhan terhadap pengantin baru dan tamu mereka.
"Agen dan penumpang tamu diberi pengarahan secara rinci, baik secara tertulis maupun lisan, tentang jarak sosial dan norma keselamatan yang harus diikuti sesuai pedoman Covid baik di bandara maupun di dalam pesawat selama perjalanan," kata juru bicara SpiceJet.
"Meskipun ada permintaan dan pengingat berulang kali, para penumpang tidak mengikuti pedoman Covid dan maskapai mengambil tindakan yang sesuai sesuai aturan," tambah pejabat itu.
Penerbangan ini dipesan dari Madurai ke Bangalore oleh agen perjalanan sebagai 'perjalanan setelah menikah'.
Baca Juga: Rizky dan Lesti Akan Menikah, Mbak You: Yang Bawa Hoki Lesti
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil