Suara.com - Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendapati tuntutan bahwa manusia sebagai makhluk sosial harus pandai berkomunikasi. Tapi apa kalian paham pengertian komunikasi?
Begitu pula dalam info lowongan pekerjaan, kerap didapati bahwa salah satu syaratnya adalah bisa berkomunikasi dengan baik. Kata komunikasi menjadi hal yang tidak asing lagi terdengar. Namun sudah tahukah kita apa itu komunikasi? Lalu bagaimana cara menerapkannya dalam kehidupan? Berikut pengertian komunikasi menurut para ahli.
Pengertian Komunikasi
Komunikasi berasal dari bahasa latin cum, kata depan yang berarti dengan, bersama dengan, dan unus yaitu kata bilangan yang berarti satu. Dari kedua kata- kata itu terbentuk kata benda cummunio yang dalam bahasa Inggris menjadi cummunion yang berarti kebersamaan, persatuan, persekutuan, gabungan, pergaulan, hubungan.
Menurut Lexicographer, komunikasi adalah upaya yang bertujuan berbagi untuk mencapai kebersamaan. Jika dua orang berkomunikasi maka pemahaman yang sama terhadap pesan yang saling dipertukarkan adalah tujuan yang diinginkan oleh keduanya. Websters New Collegiate Dictionary edisi tahun 1977 antara lain menjelaskan bahwa komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi diantara individu melalui sistem lambang, tanda, atau tingkah laku.
J.A. Devito mengartikan bahwa komunikasi merupakan suatu tindakan oleh satu orang atau lebih yang mengirim dan menerima pesan yang terdistorsi oleh gangguan yang terjadi dalam satu konteks tertentu, mempunyai pengaruh tertentu, dan ada kesempatan untuk melakukan umpan balik.
Dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar-gambar, angka-angka, dan lainnya.
Cara Menerapkan Komunikasi dalam Kehidupan
Meski pengertian komunikasi sudah dipaparkan oleh berbagai ahli, kita sering bingung bagaimana menerapkan komunikasi yang efektif. Ada berbagai tips yang bisa diterapkan agar komunikasi dengan orang lain berjalan lebih efektif, antara lain:
Baca Juga: 50 Tahun Geronimo Jadi Radio Tertua di Jogja, Berjuang di Era Komunikasi Digital
- tidak membanding-bandingkan objek pembicaraan
- memperhatikan apa yang dikatakan oleh lawan bicara
- mencoba untuk tidak berkomentar
- tidak menilai
Kita juga tidak perlu memberi nasihat terlalu cepat, tidak merasa selalu benar, dan fokus pada topik pembicaraan. Hal penting lainnya adalah tidak mengaitkan pembicaraan dengan hal-hal di luar konteks, serta menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.
Nah, demikian penjelasan tentang pengertian komunikasi dan cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga informasi ini membantu kalian.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke