Suara.com - Persaingan bisnis makanan dan minuman di Indonesia tidak pernah mati. Pebisnis lokal dan mancanegara bersaing untuk mendapat tempat di hati masyarakat. Di antara mereka, banyak juga pemula yang mencoba peruntungannya di dunia bisnis bersaing ketat ini.
Berbagai cara untuk memikat konsumen dilakukan, mulai dari cara konvensional hingga kemudian kerja sama dengan influencer terkenal, serta secara cerdas memaksimalkan kampanye-kampanye tanggal cantik, seperti 6.6, 12.12 yang bisa dilakukan melalui layanan pembayaran digital.
Ulet dan tekun merupakan salah satu kunci sukses pengusaha. Salah satu pemain lokal yang sukses dalam bisnisnya adalah Ayam Keprabon. Gerai makanan yang terkenal dengan varian ayam geprek menggugah selera ini, berkembang pesat dari hanya memiliki satu outlet di kota asalnya Solo, Jawa Tengah, hingga kini memiliki 600 karyawan dan 60 gerai waralaba dengan nama “Ayam Keprabon Express”.
Di tengah kesibukannya mempersiapkan partisipasi Ayam Keprabon Express dalam kampanye tanggal cantik 6.6 ShopeePay Mid Year Deals, Renny Rantika, CEO & Co-Founder Ayam Keprabon Express, membagikan tips dan rahasia sukses bisnisnya. Berikut 7 tips yang bisa menjadi panduan bagi pemula:
1.Bukan sekali dua saja, keberhasilan datang setelah 10 kegagalan
Ayam Keprabon Express bukanlah bisnis pertama Renny dan suami. Mereka gemar berdagang sedari dulu. Peruntungan bisnis di berbagai bidang sudah pernah dicoba. Jika dihitung, maka 10 jari tangan bisa mewakili kegagalan demi kegagalan dalam upaya berbisnis mereka, mulai dari berjualan kerupuk di pinggiran jalan Bandung, usaha retail, hingga menjadi agen asuransi. Hal-hal itu pernah dilakoni Rennym dengan hasil yang kurang menggembirakan. Meski berkali-kali gagal, kunci keberhasilan Renny dan suami ada pada kegigihan dan keberanian untuk selalu memulai lagi dari nol setelah suatu kegagalan.
2. Alon-alon asal kelakon
Ketika banyak pemain lain di industri makanan dan minuman fokus untuk segera membuka cabang sebanyak mungkin sekaligus, maka Renny dan suami memilih aliran berbeda. Ia lebih memilih memulai perlahan, sehingga memiliki waktu lebih untuk membentuk fondasi bisnis yang matang. Renny mengambil waktu kurang lebih satu tahun, untuk mempersiapkan jalur distribusi, standar bahan baku, standar karyawan dan lain-lain sebelum membuka waralaba Ayam Keprabon Express.
Fondasi ini juga dibuat di area dapur. Dari awal berdiri hingga kini, Ayam Keprabon Express menggerakkan roda makanannya dari central kitchen di Solo. Central kitchen ini menyalurkan bahan makanan ke 60 cabang waralaba yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Tidak hanya bumbu dan bahan pelengkap, stok ayam hingga sambal bohay (sambal bawang), dan yang terbaru sambal karca (kari-rica) pun dipasok dari central kitchen ini. Sumber yang terpusat merupakan upaya untuk mengeliminasi tantangan bisnis waralaba, yaitu rasa yang tidak konsisten antara satu cabang dengan yang lain. Alon-alon asal kelakon, alias pelan-pelan saja asal berhasil, menjadi motto yang Renny dan suami percaya.
3. Fokus, lurus dan jalan terus
Sebagai industri yang dinamis, pemain baru silih berganti menawarkan berbagai produk. Beberapa pemain lama juga mendiversifikasi bisnis dengan membuka perusahaan dengan varian makanan berbeda dari kakaknya. Berbeda dengan tren tersebut, Renny dan suami lebih memilih untuk fokus berinovasi pada bisnis Ayam Keprabon yang dirintisnya. Fokus tersebut membuat Ayam Keprabon mahir dalam menciptakan inovasi. Salah satu inovasi yang dibuat Ayam Keprabon adalah menu Sushi Geprek yang sukses viral dan menggebrak media sosial di periode akhir 2020 lalu.
4. Buka peluang untuk kolaborasi dengan siapapun
Beberapa perusahaan yang telah besar biasanya enggan bekerja sama dengan perusahaan pendatang baru. Berbeda dengan hal tersebut, Renny menekankan bahwa Ayam Keprabon selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan siapapun, asalkan bisa memberikan keuntungan atau kemudahan untuk konsumen. Hal tersebut yang mendasari bergabungnya Ayam Keprabon Express sebagai merchant ShopeePay di awal kemunculan layanan pembayaran tersebut pada awal tahun 2020.
Baca Juga: Dengan ShopeePay, Belanja di Indomaret Dapat Diskon hingga 70%
5. Jangan puas ketika sudah go-digital
Banyak bisnis makanan dan minuman yang puas ketika sudah go-digital dan bergabung menjadi mitra layanan pesan antar makanan dan layanan pembayaran digital. Padahal di luar sana, kompetitor pun melakukan hal serupa.
Renny dan timnya mengambil satu langkah lebih maju dengan memaksimalkan kampanye yang dilakukan layanan pembayaran digital. Sebagai contoh, Ayam Keprabon Express saat ini berpartisipasi dalam kampanye tanggal cantik 6.6 ShopeePay Mid Year Deals. Pada kampanye tersebut, pengguna bisa mendapatkan produk Ayam Keprabon Express dan produk dari ratusan merchant lainnya dengan lebih hemat berkat adanya tawaran cashback 100 persen.
“Tak hanya menguntungkan bagi konsumen, partisipasi pada kampanye tanggal cantik terbukti menguntungkan Ayam Keprabon Express secara finansial. Transaksi penjualan harian kami bisa meningkat hingga lebih dari 50 persen, jika mengikuti kampanye tanggal cantik dibandingkan hari biasanya,” kata Renny.
6. Memanusiakan manusia
Bagi Renny, aset terbesar Ayam Keprabon Express justru ada pada sumber daya manusia sebagai penggerak bisnis. Untuk memupuk loyalitas dan relasi yang panjang, Renny dan suami berpegang pada satu prinsip, yaitu memanusiakan manusia. Berbagai tradisi dan aktivitas untuk karyawan dilakukan di Ayam Keprabon Express. Tradisi perayaan ulang tahun, momen melahirkan, hingga liburan tahunan tak pernah dilewatkan sebagai bentuk apresiasi terhadap kesejahteraan karyawan.
“Saya bersyukur sekali, dipertemukan dengan orang-orang baik yang mau bergerak bersama memajukan bisnis Ayam Keprabon Express. Bermula dari 4 orang karyawan, saat ini ada lebih dari 600 karyawan dan semua sudah seperti keluarga. Ayam Keprabon Express tidak akan jadi seperti hari ini tanpa kehadiran orang-orang hebat ini.” ujar Renny.
“Itulah sebabnya, semangat juang saya untuk terus menjalankan Ayam Keprabon Express semakin besar di tengah pandemi. Lebih daripada keuntungan bisnis, ada tanggung jawab moral yang saya emban pada hajat hidup ratusan karyawan serta konsumen setia Ayam Keprabon Express,” tambahnya.
7. Amati, Tiru, Modifikasi
Lahir dengan nama Ayam Keprabon, ide bisnis mulanya terinspirasi ketika Renny dan suami mendatangi sebuah tempat makanan ayam geprek di Yogyakarta.
“Tempatnya sangat sederhana, sayang sekali padahal bisa dimaksimalkan. Dari situ saya dan suami akhirnya memiliki ide untuk mengangkat menu ayam geprek dalam konsep yang lebih mapan,” kata Renny. Setelah melalui berbagai persiapan, lahirlah Ayam Keprabon yang namanya terinspirasi dari lokasi gerai pertama Ayam Keprabon di Jalan Teuku Umar No. 30, Solo. Daerah tersebut juga dikenal sebagai daerah Keprabon. Sementara kata ‘express’ ditambahkan khusus pada gerai waralaba dengan tujuan lebih merepresentasikan hidangan yang enak, murah, praktis dan akrab di tengah masyarakat kota yang dinamis," tutup Renny.
Berita Terkait
-
Hari Lansia Nasional, Ini 5 Aktivitas Seru Bareng Kakek dan Nenek Tercinta
-
Ajak Apresiasi Pencapaian Tengah Tahun, ShopeePay Hadirkan Kampanye 6.6 Mid Year Deals
-
Beli Voucher Game Online Murah dan Mudah, Ini Berbagai Cara yang Menguntungkan!
-
Ide Kencan Hemat dan Seru Supaya Gaji Tetap Awet
-
Tren Kopi Terus Tumbuh, Ini 4 Hal Wajib Ada di Kedai Kopi Kekinian
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kembali ke Titik Nol: Saat Bisnis Tak Lagi Sekadar Mengejar Untung
-
Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta
-
Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo
-
Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan
-
Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli
-
Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing