Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menangani masalah kemiskinan di negeri ini. Ini lantaran, Kemensos tak bisa sendirian menangani masalah yang tak pernah berujung tersebut.
“Kami dukung penanganan kemiskinan oleh pemda dan menerima usulan pahlawan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesejahteraan sosial,” ujar Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini usai menerima audiensi Gubernur Bengkulu di Jakarta, Selasa (22/6/2021).
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengaku, banyak mendapat pencerahan dari Mensos terkait penanganan kemiskinan meliputi perlindungan sosial, pemberdayaan sosial serta pengembangan SDM bidang kesejahteraan sosial.
“Sudah beberapa tahun lalu, kami menawarkan membangun Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltkesos) di Bengkulu untuk regional Sumatera sebagai upaya peningkatan SDM di bidang kesejahteraan sosial,” ungkap Rohidin.
Seiring perkembangan bidang pekerjaan sosial dan kebutuhan SDM profesional untuk layanan kesejahteraan sosial maka kehadiran Poltekesos menjadi penting.
“Perlu sertifikasi profesi dan SDM profesional jadi kebutuhan, tapi semua rencana tentu saja harus disinkronkan dengan program-program Kemensos,” kata Rohidin.
Selain itu, untuk perlindungan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta bantuan sosial lainnya sudah berjalan dengan baik.
“Secara nasional, alhamdulillah dari sisi distribusi PKH kepada masyarakat paling cepat dengan cakupan layanan yang cukup bagus,” ungkap Rohidin.
Sedangkan, untuk pemberdayaan ekonomi akan diwujudkan dengan pelatihan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bagi pelaku dari kalangan rumah tangga.
“Kami mendorong hadirnya komunitas UMKM di setiap kelurahan dan desa dengan berbagai produk unggulan yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat miskin,” terangnya.
Baca Juga: Kemensos Berencana Gandeng Mahasiswa dalam Analisa Masalah Kemiskinan
Turut hadir dalam audiensi tersebut, Anggota Komisi VIII DPR, Mohammad Saleh; Dirjen Rehabilitasi Sosial, serta Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM).
Berita Terkait
-
Cara Cek Penerima PKH di cekbansos.kemensos.go.id dan Besar Dana yang Cair
-
Bikin Satpol PP Bengkulu Kewalahan Tangkap Sapi, Pemilik Bisa Didenda Uang Rp3 Juta
-
Motivasi Penerima Manfaat, Mensos Risma Beri Contoh Perjuangan Suksesnya Raffi Ahmad
-
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Bengkulu, BMKG: Waspada Lindu Susulan
-
Bupati Alor Dipolisikan Setelah Video Menghina Menteri Risma Viral
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur