Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan aksi seorang anak berusia lima tahun yang tak sengaja memesan barang melalui online shop (olshop) dengan metode pembayaran Cash On Delivery (COD).
Tak tanggung, jumlah barang yang dipesan oleh anak itu mencapai RP 16 juta.
Kisah itu dibagikan oleh salah satu akun TikTok hingga viral di media sosial.
Kejadian berawal saat si balita itu iseng bermain HP milik orang tuanya. Ia tak sengaja membuka aplikasi olshop dan iseng memijat-mijat banyak iklan.
Tanpa disadari, ternyata iklan yang dipilih tersebut langsung masuk keranjang dan diproses oleh penjual.
"Jadi ceritanya HP dimainin anaknya yang usia lima tahun, klik-klik di online shop sistem COD hingga Rp 16 juta," ujarnya seperti dikutip Suara.com, Selasa (6/7/2021).
Dalam waktu beberapa jam berselang, satu per satu paket pesanan yang dipesan anaknya itu berdatangan ke rumah.
"Datang satu demi satu paket selang beberapa jam," ujarnya.
Kedua orang tuanya bingung lantaran merasa tak memesan paket melalui olshop.
Baca Juga: Viral Tak Pakai Masker dan Debat Petugas, Remaja di Tangsel Ngaku Ponakan Jenderal
Kejadian itu juga sempat membuat heboh warga sekitar lantaran banyaknya paket COD yang berdatangan.
Aksi balita bermain HP orang tuanya dan tak sengaja memesan olshop itu langsung menjadi sorotan publik.
Banyak warganet mengaku pernah mengalami kejadian serupa. Tak sedikit pula warganet mengingatkan kepada orang tua untuk lebih berhati-hati lagi.
"Ini keteledoran orang tuanya," kata seorang warganet.
"Ternyata ada juga kembaran anak saya yang belanja online tanpa mamanya tahu, umurnya sama juga lima tahun," ujar warganet lain.
"Auto dicoret dari KK," timpal warganet lain.
"Anak sekarang lebih pintar dan modern," balas warganet lainnya.
"Anakku pernah klik lemari harga Rp 4 juta dan diproses. Tapi pihak toko WA dulu konfirmasi, alhamdulillah bisa dibatalin," curhat warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK