Suara.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Ibas Yudhoyono mengungkapkan kekhawatirannya jika Indonesia menjadi negara gagal. Pernyataannya ini kemudian ditanggapi oleh Mantan Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
Melalui akun Twitternya, Ferdinand nampak mengunggah foto tangkapan layar sebuah berita mengenai Ibas. Dalam berita itu, Ibas menyampaikan kekhawatiran Partai Demokrat jika negara Indonesia akan menjadi negara gagal.
Kekhawatiran ini disampaikan sebagai bentuk cinta kepada masyarakat. Ferdinand lantas meminta putra bungsu Presiden RI Ke-5 Susilo Bambang Yudhoyono itu untuk tenang.
Menurutnya, kekhawatiran itu tidak perlu. Ia menilai Indonesia akan tetap baik-baik saja karena memiliki Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan dirinya.
"Tenang mas, nggak usah kuatir, masih ada Jokowi, Luhut, Ferdinand, dan yang lain-lain. Dukung ya mas..!!," cuit Ferdinand seperti dikutip oleh Suara.com, Rabu (7/7/2021).
Cuitan Ferdinand itu telah di-retweet 68 kali dan mendapatkan lebih dari 500 tanda suka. Pernyataannya itu juga ramai dikomentari warganet oleh berbagai macam pendapat.
"Emang gagal. Kalau gak gagal setelah reformasi kemarin Indonesia udah jadi negara yang kuat. Baik ekonomi, politik, dan budaya. Sekarang bagaimana keadaannya bukan makin baik malah makin kritis di segala sektor. Udahlah realita aja, gitu aja kok repot," komen warganet.
"Hehehe masa sih gagal? Apa yang bisa dipercaya dari omongan petinggi partai yang anggotanya pada ketangkep karena korupsi dan masa pemerintahannya banyak menghasilkan proyek mangkrak," sindir warganet.
"Rakyat lagi, rakyat lagi yang dijadikan tameng. Tenang aja, semua dalam proses penyelesaian. Kalau mau ikut berpartisipasi, ajak yang pada bandel taat prokes, di rumah aja dan berdoa untuk Indonesia jaya," saran warganet.
Baca Juga: Revisi Aturan Perusahaan Esensial, Anies: Pekerjaan Manajemen WFH, Pelayanan WFO
"Ya setidaknya mereka yang disebutkan oleh bang @FerdinandHaean3 telah melakukan sesuatu yang terbaik untuk bangsa ini dan jauh lebih baik daripada periode sebelumnya," bela warganet.
"Walah om Ibas rek. Kalau peduli sama rakyat ya segera borong itu vaksin lalu sumbangkan ke rakyat secara langsung. Gitu aja kok drama," tulis lainnya.
"Coba deh bantu pemerintah mas jangan cuman bisanya mengolok-olok doang saatnya bersatu sekarang bukan mengolok-olok," tegur warganet.
Ibas Demokrat Soroti Kasus Covid-19 Yang Mengganas
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, menyatakan Covid-19 makin mengganas. Ibas mempertanyakan sampai kapan Indonesia dalam keadaan darurat, pasalnya covid sudah menyerang orang-orang terdekatnya.
Ia mengaku, khawatir jika sampai negara kita disebut sebagai failed nation atau bangsa gagal akibat tidak mampu menyelamatkan rakyatnya.
Tag
Berita Terkait
-
Revisi Aturan Perusahaan Esensial, Anies: Pekerjaan Manajemen WFH, Pelayanan WFO
-
Kritik Jokowi, Rektorat Kecam BEM Unnes: Jangan Sampai Berhadapan dengan Massa PDI
-
Luhut Sebut Bali Daerah Hitam Mobilitas Warga Tinggi saat PPKM Darurat: Perketat!
-
Dedy Mawardi Meninggal, Presiden Jokowi Ikut Berduka
-
Fadli Zon Semprot Luhut Soal TKA China Masuk Indonesia: Ini Contoh Arogansi Kekuasaan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar