Air nanas itu masih tetap memiliki berbagai kandungan seperti buah nanas. Namun, kandungan air nanas tidaklah lebih besar dibandingkan kandungan yang terdapat pada buah nanas utuh.
Seperti yang telah dijelaskan, air panas juga mampu menyebabkan kandungan yang larut dalam air seperti vitamin B dan C hilang.
Sementara informasi mengenai air alkali, Marudut mengatakan bahwa informasi tersebut keliru. Ia menjelaskan bahwa nanas memiliki pH sekitar 4 dan bersifat asam.
Apabila nanas direndam air dan difermentasi, maka bakteri lactic acid akan masuk ke dalamnya dan membuatnya menjadi semakin asam. Proses perendaman nanas inilah yang bisa jadi dimaksudkan untuk membuatnya memiliki kadungan antioksidan tinggi seperti cuka apel.
Atas dasar tersebut, para dokter sepakat bahwa pengobatan kanker itu lebih kompleks. Karena itu, tidak bisa dikatakan bahwa hanya dengan air nanas panas mampu mengobati penyakit kanker.
KESIMPULAN
Narasi air nanas panas yang dapat membunuh sel kanker adalah salah. Narasi tersebut termasuk konten yang menyesatkan atau misleading content.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Beredar Foto Jadwal Perilisan Varian Covid-19, Benarkah?
-
Saat Pandemi Jokowi Beli Mobil Dinas Rp 12 Miliar? Ini Faktanya
-
5 Foto Terbaru Feby Febiola, Berubah Drastis karena Idap Kanker Ovarium
-
CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Dibuat Setahun Sebelum Corona Melanda?
-
CEK FAKTA: Beredar Video Peluncuran Matahari Buatan China, Benarkah?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu
-
Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP
-
Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental
-
Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla
-
Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung
-
BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September
-
Drama 45 Menit Evakuasi Korban Terjepit Kabin Ringsek di Candimas Natar
-
Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter
-
Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter
-
Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global