"Puji tuhan iya pak," jawab Greysia.
"Nyaris terkejar tadi ya. Tapi set kedua saya lihat jauh lebih tenang," kata Jokowi.
"Ya pak terima kasih pak," jawab keduanya.
Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari yang memegang handphone menyebut bahwa ada pelatih tim Gdari Greysia dan Apriyani.
"Di belakang pelatihnya pak presiden," kata Oktohari.
Jokowi pun kemudian menyampaikan selamat kepada pelatih tim ganda putri Indonesia.
"Selamat juga untuk pelatih," kata Jokowi.
"Nggeh, Matur nuwun pak," jawab pelatih.
Tak hanya itu, Kepala Negara juga menyampaikan salam dari rakyat Indonesia yang bangga terhadap Greysia dan Apriyani yang telah mengharumkan nama Indonesia.
Baca Juga: Jokowi Puji Greysia - Apriyani Lewat Video Call: Jujur Saya Sangat Bangga
"Salam dari seluruh rakyat Indonesia yang sangat bangga, sangat senang sangat semuanya, bangga terhadap Greys dan Apri," kata Jokowi.
"Terima kasih pak," jawab keduanya.
"Selamat sekali lagi, saya tunggu di Istana nanti. Terima kasih semuanya," kata Jokowi.
"Siap pak, terima pak. Sampai ketemu pak," jawab Greysia dan Apriyani yang tampak melambaikan tangan kepada Jokowi melalui video call.
Oktohari juga menyampaikan terima kasih kepada Jokowi.
"Terima kasih bapak Presiden. Pak terima kasih banyak. Dirgahayu Indonesia ke 76," kata Oktohari.
"Merdeka" jawab Jokowi.
Mereka pun menjawab merdeka dengan mengepalkan tangan bersamaan
"Merdeka".
Greysia dan Apriyani berhasil mengalahkan pasangan China Chen Qing Chen / Jia Yi Fan di partai final ganda putri bulu tangkis yang digelar di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Jepang, Senin (2/8/2021).
Greysia/Apriyani menumbangkan lawannya dengan skor 21-19, 21-15.
Dengan keberhasilan ganda putri andalan tim Garuda itu, Indonesia saat ini sudah mengoleksi empat medali. Rincianya yakni, satu emas, satu perak dan dua perunggu.
Tiga medali sebelumnya disumbang cabang olahraga angkat besi, yaitu dua medali perunggu yang dipersembahkan oleh Windy Cantika Aisah (kelas 49 kilogram) dan Rahmat Erwin Abdullah (kelas 73 kilogram). Sedangkan Eko Yuli Irawan (61 kilogram) menyumbang medali perak.
Kemenangan Greysia/Apriyani juga mengukir sejarah baru sektor ganda putri Indonesia. Greysia/Apriyani tercatat sebagai ganda putri Indonesia pertama yang berhasil ke final dan merebut emas Olimpiade.
Berita Terkait
-
Jokowi Puji Greysia - Apriyani Lewat Video Call: Jujur Saya Sangat Bangga
-
Viral Para Pejabat Rebutan Beri Selamat Greysia-Apriyani Bak Kampanye, Ada yang Tak Ikhlas
-
Analis Politik: Greysia Polii - Apriyani yang Berjuang, yang Muncul Gambarnya Politikus
-
Raih Medali Emas, Aksi Greysia / Apriyani Joget TikTok Dipuji Menggemaskan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Terkini
-
KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana
-
BRI Turut Salurkan Bantuan Bahan Pangan untuk Korban Kebakaran di Desa Adat Sade
-
Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah