Suara.com - Puasa tasua adalah puasa sunnah tanggal 9 Muharram. Agar puasa tasua mencapai tujuannya, pelaksanaannya harus dimulai dengan niat. Nah, buat Anda yang belum tahu niat puasa tasua dan artinya silahkan simak artikel ini sampai akhir.
Niat Puasa Tasua
Agar puasa sunnah tasu'a menjadi lebih mujarab, kita mulai dengan membaca niat puasa tasu'a. Niat dibaca sebelum adzan subuh, dapat dikatakan sama dengan ketika akan melaksanakan puasa Ramadhan.
Berikut bacaan latin niat puasa tasua.
"Nawaitu shauma ghadin ‘an adaI sunnatan taasuu’aa sunnatan lillaahi ta'aalaa."
Tentunya tanpa memahami artinya Anda mungkin akan merasa kurang nyaman. Oleh karena itu, berikut arti niat puasa tasua di atas.
“Saya niat puasa Tasu'a sunnah karena Allah Ta'ala.”
Baca Juga: Jadwal Puasa Tasua 2021 Berdasarkan Tahun Masehi dan Islam
Puasa tasu'a dilaksanakan setiap tahun setiap tanggal 9 Muharram. Puasa tasu'a dilaksanakan untuk mengiringi puasa sunnah Asyura pada tanggal 10 Muharram.
Adat Puasa Tasua
Adat puasa tasu'a telah dilakukan secara turun temurun sejak Rasulullah SAW mulai melaksanakannya. Hal itu dijelaskan dalam HR. Muslim yang berbunyi sebagai berikut.
“Ketika Rasulullah SAW melakukan puasa Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk mengerjakan puasa Asyura, para sahabat berkata ‘Wahai Rasulullah, hari Asyura adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani.’ Maka Rasulullah SAW bersabda, ‘Jika tahun datang tiba, Insyaallah, kita juga akan melakukan puasa pada tanggal 9 Muharram.”
Demikian itu bacaan niat puasa tasua dan artinya. Dilengkapi pula dengan waktu pelaksanaannya. Semoga Anda memiliki kesempatan untuk menjalankan tasu'a tahun ini ya.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie
-
Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?
-
Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T
-
Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink
-
Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris
-
Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh
-
30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996
-
3 Rekomendasi Peeling Pad Mengandung AHA BHA: Wajah Halus, Noda Hitam Tersamarkan
-
Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau
-
Cara Mengubah Pecahan ke Persen dengan Mudah: Begini Rumus dan Langkah-langkahnya