Suara.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irwan Fecho menyoroti doa yang dibacakan Majelis Ulama Indonesia atau MUI di sidang tahunan MPR RI.
Dalam doa yang dibacakan oleh Wakil Ketua Komisi Dakwah MUI, Habib Nabiel Al-Musawa itu ada banyak kata 'perbaiki' yang terus diulang-ulang hingga akhir doa.
Melalui akun Twitter @irwan_fecho, Irwan memberikan sindiran tajam terkait doa yang penuh dengan kata 'perbaiki' itu.
"Berkali-kali kata 'perbaiki' dalam doa yang disampaikan pada sidang tahunan kali ini. Perbaiki pimpinan, perbaiki pemerintahan, perbaiki kondisi hari ini," kata Irwan seperti dikutip Suara.com, Senin (16/8/2021).
Menurut Irwan, doa-doa berisi kata 'perbaiki' itu merupakan harapan yang disampaikan oleh pembaca doa.
"Semua itu harapan yang disampaikan berulang-ulang oleh pembaca doa," ujarnya.
Irwan menilai, si pembaca doa sangat memahami kondisi Indonesia saat ini mengalami kerusakan berat.
Oleh karenanya, ia memanjatkan doa khusus yang sarat akan kata 'perbaiki' di sidang tahunan MPR RI tahun ini.
"Nampaknya beliau memahami ada kerusakan berat di negeri ini," ucap Irwan.
Baca Juga: Pandemi Ungkap Kelemahan Indonesia, La Nyalla: Anak Bangsa Produksi Alkes Tak Dipercaya
Doa MUI di Sidang MPR RI 2021
Wakil Ketua Komisi Dakwah MUI, Habib Nabiel Al Musawa membacakan doa di sidang tahunan MPR RI 2021 di gedung parlemen, Jakarta, Senin (16/8/2021).
Dalam doanya, Nabiel banyak mengulang kata 'perbaiki' untuk pemimpin dan pemerintahan.
"Ya Allah, perbaiki pemimpin kami, baik di pemerintahan, MPR, DPR, maupun DPD RI. Ya Allah, perbaiki para pemimpin kami, baik di pemerintah, MPR, DPR, maupun DPD RI. Ya Allah perbaiki para pemimpin kami, baik di pemerintah, MPR, DPR, maupun DPD RI," kata Nabiel dalam doanya.
Tak hanya itu, Nabiel juga memanjatkan doa agar Sang Pencipta bisa membimbing para pemimpin Indonesia untuk menegakkan keadilan dalam menyayangi dan memperhatikan rakyatnya.
"Ya Allah, bimbing pemimpin kami ke jalan-Mu yang lurus, bimbing mereka agar bekerja demi agama-Mua yang benar, jadikan para pemimpin kami semua teladan yang mendapat petunjuk dari-Mu, ya Allah, dengan rahmat-Mu, wahai Zat yang Maha Penyayang," lanjutnya.
Ia juga mendoakan agar Sang Pencipta memperbaiki keadaan rakyat Indonesia terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir ini.
"Ya Allah, ya Tuhan kami, berikan kepada rakyat kami, di negeri kami, dalam Hari Ulang Tahun yang ke-76 ini, perbaiki keadaan mereka ya Allah, murahkan harga-harga kebutuhan hidup mereka, dan jadikan mereka aman sentosa di tanah air mereka ini," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara