Suara.com - Penemuan mayat perempuan di Kali Ciliwung, Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, membuat geger sejumlah warga. Kekinian kasus tersebut tengah ditangani Polsek Jagakarsa.
Kapolsek Jagakarsa Komisaris Polisi Endang Sukmawijaya mengatakan pihaknya belum mengetahui identitas dari mayat perempuan tersebut.
“Kami dari Polsek akan melakukan lidik, memeriksa saksi dan mencari informasi keluarganya,” kata Endang dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu (15/9/2021).
Endang menambahkan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat setelah mayat tersebut berhasil dievakuasi oleh warga sekitar.
“Setelah mayat diangkat, selanjutnya ketua Rukun Tetangga (RT) menghubungi ketua Ruku Warga (RW) serta Binmas Srengseng Sawah dan dilanjutkan ke Polsek Jagakarsa Jakarta Selatan guna penyelidikan lebih lanjut,” kata dia.
Penemuan mayat itu pertama kali diketahui oleh anak-anak yang saat itu sedang mandi di Kali Ciliwung.
Setelah melihat mayat tersebut, mereka melaporkan kepada Yulianto selaku ketua RT 08 Srengseng Sawah.
"Selanjutnya sekitar tiga orang menarik mayat yang hanyut maksud untuk dibawa ke pinggir kali dan selanjutnya diangkat ke atas," kata Endang.
Mayat tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan.
Baca Juga: Seorang Laki-laki Tewas di Rawa-rawa, Polisi Batam Sebut karena Kecelakaan
Mayat tersebut bukan warga Kelurahan Srengseh Sawah dan warga tidak ada yang mengenal dengan korban.
"Di tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," kata Endang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik