Suara.com - Salah satu salat wajib 5 waktu yang harus didirikan oleh seorang Muslim adalah salat Isya. Kapan batas waktu salat Isya yang tepat? Lalu bagaimana rukun dan bacaannya?
Salat isya merupakan ibadah salat yang didirikan sebanyak 4 rakaat setelah salat maghrib. Salat Isya merupakan salat yang memiliki waktu pengerjaan paling panjang dibandingkan dengan salat-salat yang lain. Namun kadang kita tidak tahu batas waktu salat Isya yang benar.
Berikut adalah ulasan tentang batas waktu salat Isya dan bacaannya, mari simak!
Penjelasan Salat Isya
Salat isya merupakan salat wajib yang didirikan mulai saat masuk waktu malam hingga munculnya fajar. Hal ini dijelaskan oleh Ustadz Adi Hidayat dalam kanal YouTube Info Singkat Official pada 22 Agustus 2021. Kapan batas waktu pengerjaan salat Isya? Apakah boleh dikerjakan menjelang waktu subuh?
Terdapat beberapa pandangan terkait dengan penjelasan tentang hukum melakukan salat isya saat menjelang subuh. Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa ada yang meyakini hal itu hukumnya makruh.
Sebagian ulama mengatakan hukumnya makruh bagi mereka yang mengerjakan salat isya menjelang waktu subuh. Hal ini didasarkan pada sebuah aturan dalam Islam yang menyebutkan tentang waktu paling ideal dalam mendirikan ibadah salat adalah setelah mendengar adzan.
Tata Cara Salat Isya
Berikut ini rukun salat isya dan bacaannya yang perlu kalian perhatikan.
Baca Juga: Sah dan Tidak Sah Wudhu Menurut Ustadz Adi Hidayat
1. Niat salat isya: Ushalli fardhol isyaai arba'a raka'atin mustaqbilal qiblati adaa an lillahi ta'ala.
Artinya: Saya melakukan shalat fardhu isya’ sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat pada waktunya karena Allah Ta’ala.
2. Takbiratul ihram
3. Doa Iftitah: Allaahu akbar Kabiroo Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.
Artinya: “Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.
4. Membaca doa iftitah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek