Suara.com - Melalui Twitter, banyak perempuan yang mengeluhkan ketidaknyamannya usai vaksinasi. Mereka merasa tak nyaman bukan karena efek samping, namun dichat oleh orang tak dikenal yang mengaku petugas vaksinasi.
Sebuah unggahan dari akun @areajulid, menunjukkan screenshoot dari pesan WhatsApp dari orang tak dikenal. Saat ditanyai dapat nomor dari mana, nomor yang tak diketahui tersebut mengaku mendapatkan nomor dari data vaksin.
Tak hanya satu yang mengeluhkan, dalam kolom komentar beberapa perempuan juga mengeluhkan mendapatkan chat yang sama.
"Cerita dikit, kejadiannya abis divaksin awal Agustud, dichat aparat," komentar akun @wieoyew.
Menurut akun @wieoyew, ia sebelumnya difoto saat melakukan vaksinasi oleh petugas vaksinasi.
Usai vaksinasi, ia mendapatkan pesan dari oknum tersebut dengan dalih mengirim foto dan meminta untuk menyimpan nomornya.
Akun warganet lain juga mendapatkan pesan serupa usai vaksinasi. Dalam screenshoot yang ia bagikan, saat nomor tak dikenal tersebut ditanyai dapat nomor dari mana, ia hanya menjawab, "salam kenal yah, dari petugas vaksinasi".
Berbagai curhatan perempuan di atas tentunya mengundang berbagai tanggapan warganet.
"Untung nomor vaksinku kurang satu angka wkwk, nangis krn kelupaan, penting bgt gasi nomor di data sebenernya?" tulis seorang warganet.
Baca Juga: Suami Pamer Mandikan Istri, Aksinya Malah Bikin Warganet Ngilu
"Nomor buat data vakisn kok bisa bocor gitu dah," tambah warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan