Banyak beraktivitas di dalam rumah, tidak terasa selama hampir dua tahun pula para single tidak berkencan dan menemukan pasangan.
Tapi jangan menyerah, simak cara mendapatkan pasangan saat pandemi berikut, mengutip siaran pers Lunch Actually, Kamis (23/9/2021).
1. Berkencan dengan hati-hati
Berdasarkan hasil survei Launch Actually, selama pandemi para singles menjadi lebih hati-hati dalam memilih pasangan. Mereka juga lebih terbuka untuk membicarakan topik yang serius.
Ini karena 76 persen singles di Indonesia merasa lebih aman untuk pergi kencan dengan pasangan yang sudah divaksinasi Covid-19.
2. Kenali pasangan lebih dalam
Adapun perkenalan mendalam yang bisa dilakukan, yaitu dengan cara menanyakan hal yang sama seperti apa yang doi lakukan, pekerjaan, hobi dan lain sebagainya.
Fokus untuk mendengarkan dan bicarakan hal lain yang lebih sensitif. Triknya adalah memakai teknik open-ended question yang tidak memiliki jawaban yang benar atau salah.
Atau gunakan pertanyaan memancing sikap terbuka, bukan pertanyaan yang biasa dijawab hanya dengan kata 'ya' atau 'tidak'.
Baca Juga: Sosok Diduga Kuntilanak Terekam Kamera Ponsel di Pembongkaran Hotel Lama Balikpapan
Melalui teknik pertanyaan ini Anda bisa membicarakan topik yang lebih mendalam seperti kepercayaan, nilai, dan tujuan hidup.
3. Lebih kreatif lewat kencan online
Berkat teknologi, Anda masih bisa bertemu dengan calon pasangan melalui virtual dating atau kencan online.
Sama seperti semua kencan yang diatur, oleh berbagai pasangan paltform yang menyediakan virtual date, Anda sudah diterima dan disaring bahkan disandingkan dengan sosok terpilih yang cocok untuk Anda. (Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi)
Video yang mungkin anda lewatkan:
Berita Terkait
-
Sosok Diduga Kuntilanak Terekam Kamera Ponsel di Pembongkaran Hotel Lama Balikpapan
-
Wanita Ini Rajin Datang ke Pernikahan Teman, Saat Menikah tak Ada Teman yang Datang
-
Menangis Tersedu-sedu saat Menikah, Wanita Ini Kesal Disangka Korban Perjodohan
-
Viral Isi BBM dengan Nominal Tak Terduga, Reaksi Petugas SPBU Jadi Sorotan
-
Heboh Aksi Pria Ngeprank Petugas SPBU, Warganet: Mbaknya Polos
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik