Suara.com - Kawasan DKI Jakarta diguyur hujan sejak Rabu (27/10/2021) siang hingga malam hari. Kendati demikian, daratan ibu kota diklaim aman dari bahaya banjir.
Hal ini dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Ia mengaku belum mendapatkan laporan adanya genangan hingga banjir.
"Alhamdulillah, sekalipun hujan, berdasarkan pemantauan banjir tidak ada genangan yang berarti. Sampai saat ini kami belum ada laporan yang kami terima terkait genangan apalagi banjir," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/10/2021).
Setelah hari ini pun, meski ibu kota diguyur hujan deras Riza berharap Jakarta tetap aman dari banjir. Apalagi pihaknya sedang gencar melakukan pengerukan berbagai saluran air dan membuat sumur resapan.
"Mudah-mudahan ke depan dengan program-program yang ada seperti pengerukan Gerebek Lumpur, pembuatan waduk, sumur resapan, dan lain-lain kita bisa mengurangi genangan dan terhindar dari banjir," katanya.
Meski diklaim bebas genangan dan banjir, nyatanya Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jatinegara, Jakarta Timur kebanjiran setinggi 50 sentimeter. Karena genangan itu, kemacetan mengular panjang dari arah PCG Cililitan ke arah Tanjung Priuk.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sejak pukul 18.00 WIB pintu air Pasar ikan saat ini berstatus siaga dua. Ketinggian pintu airnya saat ini mencapai 208 sentimeter.
Melalui akun twitter BPBD DKI, @BPBDJakarta juga menyampaikan peringatan dini bencana. Warga yang tinggal di bantaran kali diminta waspada akan datangnya banjir.
"Info disaster early warning system (DEWS) kepada warga bantaran sungai, akibat kenaikan air," demikian bunyi cuitan BPBDJakarta.
Baca Juga: Buruh Tuntut UMP Jakarta Naik 10 Persen, Wagub DKI: Pengusaha Masih Berat
Selain itu, terdapat tiga pintu air yang sedang dalam kondisi siaga tiga. Di antaranya Angke Hulu dengan tinggi muka air 150 sentimeter, Cipinang Hulu 150 sentimeter, Sunter Hulu 170 sentimeter.
Hingga pukul 19.30 WIB, sejumlah wilayah masih diguyur hujan deras. Namun, intensitas hujan tidak merata karena beberapa kawasan lainnya sudah kondisi gerimis.
BPBD DKI Jakarta pun juga meminta agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.
"Memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas, menjauhi kerumunan, dan menjaga jarak," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sejumlah Wilayah di Banyumas dan Cilacap Diterjang Banjir
-
Intensitas Hujan Tinggi, BPBD Pantau 27 Daerah Rawan Banjir di Pekanbaru
-
BPBD Minta Warga Waspada Bencana Alam Banjir di Cianjur
-
Rangkul Ormas Klaim Jaga Stabiltas Jakarta, Wagub Riza: Agar Sektor Usaha Berjalan Lancar
-
Viral! Hujan Guyur Bogor, Jalur 1 dan 2 Stasiun Bogor Terendam Banjir
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan
-
3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija
-
Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028
-
Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?
-
FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi
-
Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI