Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah melakukan pelonggaran sejumlah aktivitas masyarakat dengan penerapan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1. Salah satu acara yang rencananya bakal kembali boleh diadakan adalah konser musik.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, saat ini Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) DKI Jakarta disebutnya sedang mengkaji rencana ini. Perlu pertimbangan matang untuk memberikan izin demi mencegah penularan Covid-19 ketika nantinya konser kembali diizinkan.
"Ya itu juga salah satu, selalu kami upayakan untuk memastikan," ucap Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (16/11/2021).
Berbagai kegiatan hiburan masyarakat seperti karaoke keluarga dan pariwisata juga sudah diizinkan. Dalam prosesnya, perlu pembuatan aturan serta pengawasan agar nantinya tak menjadi klaster baru penularan Covid-19.
"Yang lain lain yang dapat menimbulkan kerumunan itu mohon kami perhatikan lagi," katanya.
Ia pun tak ingin terburu-buru dalam menerbitkan aturan untuk konser ini. Apalagi di akhir tahun nantinya Indonesia sedang waspada akan datangnya gelombang ketiga pandemi.
"Jangan sampai kita buka menimbulkan kerumunan yang luar biasa dan akhirnya ada penyebaran. Pada dasarnya nanti bisa berakibat pada gelombang ketiga," ungkapnya.
Jika memang nantinya sudah diizinkan, protokol kesehatan menjadi syarat mutlak, seperti mewajibkan vaksinasi bagi para penonton, pemain musik, dan panitia.
"Pastikan kami dan keluarga sudah mendapatkan vaksin," pungkasnya.
Baca Juga: Molor Lagi, Lokasi Sirkuit Formula E Baru Ditetapkan Akhir Desember 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!