Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan, kehadiran partainya dalam pemerintahan Jokowi-Maruf bukan hanya sekedar pelengkap saja. Ia menilai kehadiran Gerindra menentukan juga keberhasilan pemerintahan.
Awalnya, Muzani mengaku bersyukur memiliki Ketua Umum Prabowo Subianto yang dianggap telah berhasil sebagai Menteri Pertahanan dan juga dihormati atau diperhitungkan oleh dunia pertahanan internasional.
"Apa artinya? kehadiran kami dalam pemerintahan Jokowi Ma'ruf bukan hanya menjadi pelengkap, tapi menjadi faktor atas keberhasilan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Ini adalah modal kami yang Insyaallah menjadi modal yang baik buat kami untuk menjadikan Prabowo presiden dan Gerindra menang pada Pemilu 2024," kata Muzani kepada wartawan, Jumat (4/2/2022).
Ia mengatakan, kader seharusnya juga bersyukur mempunyai ketua umum Prabowo lantaran dalam setiap hasil survei menunjukkan elektabilitas tinggi. Selain itu juga Prabowo dianggap sebagai menteri dengan kinerja baik.
"Bersyukur lah kita memiliki pemimpin seorang Prabowo Subianto. Yang dalam setiap survei popularitas dan elektabilitasnya adalah yang tertinggi, serta kinerjanya sebagai Menhan juga yang terbaik. Ini adalah modal yang kuat untuk perjuangan," tuturnya.
"Di tingkat interbasional, diplomasi pertahanan kita juga sekarang cukup diperhitungkan sejak Prabowo Subianto menjabat sebagai Menhan. Negara-negara besar dunia sangat menghormati posisi kita dalam pertahanan internasional," sambungnya.
Menurut Muzani, kebesaran Partai Gerindra saat ini tak terlepas dari usaha serta kerja keras jajaran kader Gerindra di berbagai daerah termasuk di Jawa Barat. Untuk itu, kata Muzani, Gerindra akan terus berkomitmen untuk berada di garis depan dalam membela kepentingan rakyat.
Salah satunya dengan menghadirkan vaksinasi tahap tiga atau booster yang diselenggaran DPC Gerindra Kabupaten Garut pada Kamis (3/2/2022) kemarin.
Sebanyak 2.500 dosis vaksin booster disediakan untuk rakyat Kabupaten Garut oleh Partai Gerindra bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Garut beserta jajaran TNI Polri.
Baca Juga: Modal Anies Baswedan Maju di Pilpres 2024 Dibongkar: Nggak Mudah
"Vaksin yang baru saja dilakukan di Pendodo Kabupaten Garut adalah cara kami memastikan agar rakyat Garut tetap sehat dan kuat. Apalagi Prabowo selalu menang di kabupaten ini, Garut. Ini kandang Prabowo, ini adalah kandang Gerindra. Dan inilah yang menjadi tujuan utama kita pada 2024 Insya Allah Prabowo presiden dan memastikan utamanya rakyat sehat, Indonesia kuat," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi
-
Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran
-
Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula
-
Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat
-
Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan
-
5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?
-
Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global
-
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan