- Bintik cokelat pada bodi mobil dapat memicu korosi akibat oksidasi logam yang terpapar air dan oksigen.
- Kebiasaan membiarkan sisa air hujan, lumpur, dan goresan cat meningkatkan risiko kerusakan parah pada kendaraan.
- Pemilik mobil wajib mencuci, mengeringkan, serta memperbaiki goresan dan karat untuk mencegah kerusakan bodi meluas.
Suara.com - Bintik cokelat kecil pada bodi mobil suka dianggap sebagai noda biasa yang bisa hilang saat kendaraan dicuci. Padahal, bercak tersebut bisa menjadi tanda awal munculnya karat yang berisiko merusak bodi jika dibiarkan.
Karat terjadi ketika permukaan logam mengalami oksidasi akibat paparan air dan oksigen. Kondisi ini bisa semakin parah jika lapisan cat mobil tergores atau terkelupas sehingga bagian logam lebih mudah terkena air dan udara.
Dikutip dari laman resmi Suzuki Indonesia, ada sejumlah kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu munculnya karat pada kendaraan. Salah satunya adalah membiarkan sisa air hujan atau air pencucian mengendap di celah bodi mobil.
Selain itu, goresan akibat kerikil, paparan udara laut, hingga lumpur yang menumpuk di kolong mobil juga bisa meningkatkan risiko korosi. Mobil yang pernah terendam banjir pun perlu mendapat perhatian terutama jika air dan lumpur masuk ke bagian bawah karpet kabin.
Kondisi tersebut terkadang sulit diketahui karena bagian yang terdampak tertutup lapisan interior. Jika dibiarkan lembap dalam waktu lama, plat logam bisa mengalami korosi hingga keropos.
Untuk mencegahnya, pemilik mobil disarankan segera mencuci kendaraan setelah terkena hujan atau melewati jalan berlumpur. Pastikan bodi mobil dikeringkan secara menyeluruh, termasuk bagian celah pintu, lis kaca, dan area sekitar engsel yang berpotensi menyimpan air.
Goresan kecil pada cat juga sebaiknya tidak diabaikan. Jika lapisan pelindung terkelupas hingga memperlihatkan logam, segera lakukan perbaikan agar bagian tersebut tidak terus terpapar air dan udara.
Begitu pula dengan getah pohon dan kotoran burung yang menempel di bodi. Keduanya perlu segera dibersihkan karena dapat merusak lapisan pelindung cat jika dibiarkan terlalu lama.
Apabila sudah muncul bintik karat, periksa kondisi permukaan cat di sekitarnya. Untuk karat ringan, pemilik mobil bisa menggunakan produk penghilang karat khusus otomotif sesuai petunjuk pemakaian, kemudian melapisi kembali bagian yang terbuka dengan primer antikarat dan cat yang sesuai.
Namun, jika karat sudah meluas, cat menggelembung, atau bodi mulai keropos, sebaiknya lakukan pemeriksaan di bengkel agar mendapat penanganan yang tepat.